Suara.com - Valentino Rossi memang punya hubungan yang naik turun dengan juniornya di MotoGP, Marc Marquez. Keduanya beberapa kali berseteru di dalam dan di luar lintasan.
Namun meski sering tak sejalan, sebagai sosok senior, pembalap berjuluk The Doctor itu tak sungkan untuk memuji juara dunia MotoGP 2018 tersebut.
Pasca bertarung di Sirkuit Misano, San Marino pada akhir pekan lalu, pembalap tim Monster Energy Yamaha itu memuji Marquez.
Melihat performa Marc Marquez yang stabil, Rossi mengatakan bahwa dirinya seperti melihat Marquez pada musim 2014 lalu.
Saat itu, pembalap asal Spanyol itu mampu naik podium sebanyak 14 kali di mana 13 kalinya dinobatkan sebagai juara balapan.
"Tampaknya tahun ini Marc dan Honda dalam momen terbaik, seperti 2014, Mereka meraih 10 kemenangan beruntun. Ia masih sangat muda dan bisa berkembang lebih jauh. Ini juga tergantung sisi teknis, serta seberapa besar peningkatan yang dialami tim lain," ujarnya seperti dikutip dari Marca.
Pembalap berusia 40 tahun itu tak asal-asalan dalam memberikan pujian. Hal itu didasarkan pada pengalamannya ketika masih muda dulu.
Ia melihat ada persamaan antara Marquez yang kini berusia 26 tahun dengan Valentino Rossi yang bisa berkembang lebih baik lagi.
"Saat masih muda, saya juga semakin baik dari tahun ke tahun. Saya rasa ini normal. Meski begitu, saya rasa bahkan sekarang pun saya bisa memperbaiki beberapa aspek tertentu. Jadi saya harus tetap fokus, bekerja keras, dan berusaha menjadi rider yang kuat," kata Rossi penuh optimisme.
Baca Juga: Jago Balapan, Valentino Rossi Kikuk saat Memainkan Dirinya di Game MotoGP
Marc Marquez kini memimpin perolehan poin di klasemen sementara MotoGP 2019 sementara Valentino Rossi duduk di peringkat enam.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar