Suara.com - Pebalap Prema Racing, Sean Gelael sangat berharap untuk bisa mewakili Indonesia di seri balap Formula E 2020 Jakarta. Balapan ini akan berlangsung pada 6 Juni 2020, di kawasan Monumen Nasional, Jakarta.
Sean atau lengkapnya Muhammad Sean Ricardo Gelael saat ini masih berkiprah di ajang Formula Two (F2). Meski begitu, telah resminya Jakarta menjadi tuan rumah salah satu seri Formula E musim 2019-2020, membuat pebalap 22 tahun itu kepincut untuk ikut berpartisipasi.
Dalam acara peresmian Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, Alberto Longo, Co-Founder & Chief Championship Officer of Formula E mengungkapkan kabar yang bisa dibilang kurang sedap bagi Indonesia.
Alberto Longo, menjelaskan bahwa kemungkinan pebalap Indonesia untuk turut berpartisipasi di ajang Formula E musim depan cukup tipis. Pasalnya, dari 12 tim yang turun bertarung, masing-masing sudah mengikat kontrak dengan dua pebalap.
"Kita lihat nanti. Saat ini beberapa tim sudah mengikat kontrak dengan pebalap top," ujar Alberto Longo di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/9/2019).
Sean Gelael sendiri tak menampik kondisi itu cukup menyulitkan keinginan Indonesia menurunkan pebalapnya di rumah sendiri. Namun, ia dan timnya mengaku akan berusaha mencari cara agar keinginan tadi bisa terwujud.
"Yang sulitnya sekarang kan, kami masuknya lumayan telat, ya. Maksudnya masuk dengan negosiasi kontrak-kontraknya agak telat. Jadi, kontrak mereka ke driver-drivernya kan setahun atau dua tahun," ujar Sean Gelael.
"Tapi, kami bilang nothing is impossible, dan intinya mohon dukungan dan doanya agar ada pebalap Indonesia di Formula E (2020 Jakarta)," sambungnya.
Baca Juga: 5 Berita Hits Otomotif Akhir Pekan: Jalan Seram, Mobil Listrik Mahal
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025