Suara.com - Final idaman mewarnai partai puncak ganda putra China Open 2019, Minggu (22/9). Laga ini mempertemukan unggulan pertama Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (The Minions, julukan mereka—red) melawan unggulan kedua yang juga seniornya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (The Daddies).
Tak ayal, siapapun yang menang pada laga bertajuk All Indonesian Final ini, juaranya tetaplah Indonesia.
Pertemuan antara The Minions vs The Daddies di final China Open 2019 hari ini menjadi yang keempat bagi mereka di partai final sepanjang tahun 2019.
Tiga final sebelumnya—Indonesia Masters, Indonesia Open, dan Japan Open—selalu dimenangkan The Minions dengan dua game langsung.
Secara keseluruhan, The Minions juga masih lebih unggul. Tercatat mereka delapan kali menang dari 10 pertemuan.
Meski unggul secara statistik, namun Kevin/Marcus tak mau lengah. Terlebih kepercayaan diri Hendra/Ahsan tengah meninggi.
Hal itu menyusul sukses mereka menjadi kampiun di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, 25 Agustus lalu.
"Mereka habis jadi juara dunia, kami harus siap, enggak akan gampang melawan mereka," ucap Marcus soal laga final China Open 2019, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (22/9/2019).
Di lain pihak, The Daddies tampak lebih santai menghadapi pertandingan laga sarat gengsi ini.
Baca Juga: Pamit, Mantan Menpora Imam Nahrawi: Semoga Pengganti Saya Lebih Suci
Mereka bersyukur Indonesia bisa dipastikan meraih satu gelar dari China Open 2019 terlepas dari siapapun yang akan memenangi laga final ini.
"Kami berharap yang terbaik saja. Kami senang bisa terjadi All Indonesian Final lagi setelah terakhir di Japan Open 2019," ujar Hendra.
Statistik Pertarungan The Minions vs The Daddies (8-2)
1. Babak Kedua Indonesia Open 2015, The Daddies menang: 21-17 dan 21-15
2. Semifinal China Taipei 2015, The Minions menang: 21-19 dan 21-17
3. Babak Kedua Malaysia Open 2016, The Daddies menang: 21-14 dan 19-21
Tag
Berita Terkait
-
Final China Open 2019: Lawan Nomor 1 Dunia, Anthony Belajar dari Pengalaman
-
Jadwal Laga Final China Open 2019: Indonesia Berpotensi Raih Dua Gelar
-
Anthony Ginting Ungkap Cara Kalahkan Antonsen di Semifinal China Open 2019
-
Kevin / Marcus Tantang Hendra / Ahsan di Final China Open 2019
-
Menang dalam Kondisi Cedera, Ini Rahasia Hendra / Ahsan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko