Sport / raket
RR Ukirsari Manggalani | Arief Apriadi
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, membungkam perlawanan wakil Malaysia, Soniia Cheah, di babak pertama Korea Open 2019, Rabu (25/9). [Humas PBSI]

Suara.com - Gregoria Mariska Tunjung sudah ditunggu lawan berat di babak perempat final Korea Open 2019. Tunggal putri 20 tahun itu bakal menghadapi peringkat satu dunia, Tai Tzu Ying (China Taipei).

Meski tak diunggulkan dalam laga ini, Gregoria Mariska Tunjung enggan merasa minder. Pebulutangkis jebolan klub Mutiara Cardinal itu ingin memberikan perlawanan pada jawara Asian Games 2018 tersebut.

Pebulutangkis tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying berhasil meraih gelar kedua Indonesia Open usai menekuk wakil Cina unggulan kelima turnamen, Chen Yufei, di partai final yang berlangsung, Minggu (8/7/2018). [Suara.com/Arief Apriadi].

"Targetnya, saya ingin kasih perlawanan sama dia (Tai Tzu Ying), ingin lebih enak lagi mainnya dari kemarin," ujar Gregoria Mariska Tunjung dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (27/9/2019).

Merujuk rekor pertemuan, Gregoria Mariska Tunjung dan Tai Tzu Ying sudah berjumpa sebanyak tiga kali. Hasilnya, tunggal putri China Taipei itu selalu meraih kemenangan.

Baca Juga: 5 Best Berita Otomotif Pagi: Airbag Hyundai, Suroboyo Bus di New York

Terakhir kali Gregoria Mariska Tunjung tumbang di tangan Tai Tzu Ying adalah saat berjumpa di Japan Open 2019. Saat itu, anak latih Rionny Mainaky takluk dengan skor 18-21, 15-21.

Walaupun datang dengan status underdog alias non-unggulan, Gregoria mengaku tak gentar. Ia hanya akan berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan.

"Pastinya saya harus mengeluarkan permainan terbaik. Lebih enak mainnya. Dari pertama main kemarin sebetulnya sudah enak, cuma kaya masih belum plong saja," pungkasnya.

Komentar