Suara.com - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan Kemenpora tengah menggodok regulasi e-Sports yang nantinya berbentuk peraturan setingkat menteri.
Penggodokan regulasi yang turut melibatkan tiga kementerian lainnya yakni Kemkominfo, Bekraf, dan Kantor Staf Presiden (KSP) itu dijanjikan Gatot S. Dewa Broto akan rampung sebelum SEA Games 2019.
"Harapan kami, regulasi ini menjelang SEA Games 2019 sudah jadi. Karena minimal regulasinya itu setingkat menteri dulu, untuk setingkat Undang-Undang itu terlalu lama," ujar Gatot di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019).
Gatot menjelaskan regulasi setingkat peraturan menteri itu akan memberikan batasan dan definisi terkait e-Sports dan video game.
Hal itu dimaksudkan agar masyarakat tak lagi bingung membedakan aktivitas bermain game dengan olahraga elektronik.
"Searah berjalannya waktu kami akan mendefinisikan apa bedanya e-Sport dengan video game. Kedua, diregulasi itu dalam definisinya akan kami terminologikan sendiri-sendiri. Jadi media juga akan mudah mengklusterkan," jelas Gatot.
Selain bekerja sama dengan tiga lembaga kementerian, Gatot mengatakan bahwa Kemenpora juga akan mengundang asosiasi e-Sports Tanah Air.
Kehadiran para pegiat e-Sports diharapkan bisa memberi masukan agar regulasi yang tercipta nanti tepat sasaran.
"Tentu saja. Yang punya kerjaan itu kan mereka (asosiasi e-Sports). Tanpa bekerja sama dengan mereka tidak mungkin. Jadi libatkan pihak-pihak yang terlibat di bidangnya," pungkas Gatot.
Baca Juga: 5 Hits Berita Otomotif Pagi: Mobil Hillary Brigitta Lasut, IMX 2019
Pemerintah sendiri menunjukkan keseriusan mendukung geliat e-Sports Tanah Air dengan kembali menghelat Piala Presiden e-Sports 2020.
Turnamen e-Sports terbesar di Tanah Air itu akan dimulai pada 13 Oktober 2019, dan babak final pada Februari 2020.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar