Suara.com - Tidak lama lagi pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara, SEA Games, akan bergulir. Kali ini giliran Filipina menjadi tuan rumah edisi ke-30 SEA Games 2019.
Ini merupakan keempat kalinya Filipina menjadi penyelenggara dari multievent yang telah bergulir sejak 1959 tersebut.
Pertama kali negeri yang beribu kota di Manila itu jadi tuan rumah SEA Games, yaitu pada tahun 1981.
Berlanjut 10 tahun kemudian, atau tepatnya tahun 1991 dan di tahun 2005 silam.
Indonesia sendiri tengah bersiap mengikuti multievent dua tahunan itu yang akan berlangsung mulai 30 November hingga 11 Desember 2019 mendatang.
Tim Indonesia ditargetkan memperbaiki pencapaian dibandingkan SEA Games sebelumnya, tahun 2007 di Malaysia.
Mau tahu lebih jauh terkait kesiapan dan target Indonesia di SEA Games 2019? Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.
Jumlah Cabor dan Atlet
Setelah beberapa kali diundur, pemerintah akhirnya melakukan finalisasi terhadap cabang olahraga (cabor) yang didaftarkan ke SEA Games 2019.
Baca Juga: PBSI Investigasi Kasus Indisipliner Praveen Jordan
Tercatat ada 45 cabor yang didaftarkan dari 52 cabor yang direncanakan sebelumnya, dengan jumlah kontingen diperkirakan mencapai 900 orang, dimana 673 diantaranya adalah atlet.
Ketujuh cabor yang tidak didaftarkan antara lain layar, bola tangan, anggar, gulat, tenis meja, bola lantai (floorball), dan underwater hockey.
Namun demikian, pemerintah membuka kemungkinan ketujuh cabor tersebut didaftarkan ke SEA Games 2019 dengan catatan menggunakan biaya sendiri.
Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).
Erick Thohir menjelaskan, pemerintah dalam hal ini Kemenpora, memiliki anggaran terbatas yang alokasi dananya tak mencukupi untuk membiayai seluruh kebutuhan kontingen Indonesia.
"Memang kita membuka tambahan kalau ada atlet mandiri, yang dibiayai sendiri. Hal ini bukan aneh, sudah berjalan di SEA Games Singapura, ketika cabor basket putri kirim sendiri. Ini keterbatasan harus disiasati, bukan salah benar. Tapi bagian dari itu," ujarnya.
Target Emas
Pada SEA Games 2019 nanti pemerintah telah menargetkan minimal meraih 45 medali emas. Pencanangan target tersebut berdasarkan hasil kajian dan rapat yang dilakukan KOI dan Kemenpora.
Di samping itu, target tersebut tidak lain tujuannya guna memperbaiki pencapaian pada SEA Games 2017 lalu.
Di SEA Games dua tahun lalu, kontingen Indonesia total meraih 191 medali, dengan rincian 38 medali emas, 63 perak, dan 90 perunggu.
Prestasi tersebut membuat Indonesia menduduki peringkat kelima klasemen akhir perolehan medali SEA Games 2017, di bawah Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.
"Yang pasti SEA Games 2019 ada kesepakatan (minimal meraih) 45 medali emas. SEA Games dua tahun lalu di Malaysia, kita hanya meraih 38 medali emas," ujar Erick.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi IV Kemenpora, Yuni Purwanti mengatakan, pemerintah berharap banyak pada cabang-cabang olahraga Olimpiade untuk menuai medali emas.
Diantaranya cabang olahraga atletik, renang, dan bulutangkis yang diharapkan bisa mendulang banyak medali emas bagi Indonesia di SEA Games 2019.
"Kita lihat dari cabor Olimpiade, yang terbesar itu atletik dengan empat emas, renang lima emas, bulutangkis tiga emas," papar Yuni.
"Sementara cabor-cabor lainnya tidak lebih dari dua emas. Cabor bela diri ada (kemungkinan dapat emas) tapi tidak terlalu banyak," sambungnya.
Masuk Empat Besar
Berdasarkan hasil kajian KOI dan Kemenpora, dengan raihan 45 medali emas, Indonesia diperkirakan akan menempati posisi empat besar pada SEA Games 2019.
"KOI dan Kemenpora sudah menarik margin error, dengan 45 medali emas, kira-kira kita akan berada di posisi empat besar," papar Yuni.
Yuni menyebut target yang dicanangkan pemerintah kepada kontingen Indonesia di SEA Games 2019 sudah sangat realistis.
Hal itu menyusul kebijakan yang sebelumnya telah diterapkan, yakni memprioritaskan atlet muda ketimbang senior.
"Untuk duduk diperingkat tiga besar (perolehan medali) tidak juga. Karena pimpinan kami yang sebelumnya (mantan Menpora Imam Nahrawi), menyatakan 40 persen senior 60 persen junior. Ini yang juga harus kita kejar, memberikan kesempatan atlet-atlet junior," jelas Yuni.
SEA Games 2019 Filipina akan melombakan 530 nomor pertandingan dari 56 cabor.
Tag
Berita Terkait
-
5 Berita Olahraga Pilihan: Indonesia Target 45 Emas di SEA Games 2019
-
Bursa Pemilihan Calon Ketum KOI Sepi Peminat, Ini Tanggapan Erick Thohir
-
Bidik 45 Emas, Begini Perkiraan Posisi Indonesia di Klasemen SEA Games 2019
-
Kirim 673 Atlet, Indonesia Target 45 Medali Emas di SEA Games 2019
-
Indonesia Daftarkan 45 Cabor ke SEA Games 2019
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Libas Unggulan Kedua, Janice/Eala Maju ke Semifinal Abu Dhabi Open 2026
-
Alex Marquez Catat Waktu Tercepat saat Tes Uji Coba MotoGP Sepang
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026