Suara.com - Indonesia turut berpartipasi dalam multievent olahraga pantai perdana di dunia yakni World Beach Games 2019. Pada event yang berlangsung di Qatar itu, kontingen Merah Putih menargetkan minimal satu medali emas.
Indonesia menurunkan 12 atlet pada World Beach Games 2019. Rinciannya, empat atlet dari cabang olahraga basket 3x3 putri, dua atlet dari karate, serta enam atlet dari voli pantai 4x4 putra.
Target medali emas sendiri berasal dari cabang olahraga karate. Nawar Kautsar Matsura diharapkan bisa menjadi ujung tombak dalam meraih medali emas.
"Ini kita mengirim tiga cabang olahraga yakni basket (3x3 putri), karate dan voli pantai. Kita menargetkan satu medali emas dari karate nomor Kata. Nama atletnya Nawar," ujar Pelaksana tugas (Plt) Menpora, Hanif Dhakiri di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (8/10/2019).
Menurut Hanif, ajang World Beach Games 2019 sangat penting bagi Indonesia. Khususnya, untuk meningkatkan presatsi di cabang-cabang olahraga berbasis pantai.
Meski hanya menargetkan satu medali emas, Hanif yang untuk sementara menggantikan posisi Menpora sebelumnya yakni Imam Nahrawi, berharap atlet-atlet lain turut bisa unjuk gigi di ajang tersebut.
"Semoga Nawar bisa sukses meraih medali emas di ajang ini. Dan untuk atlet lain kita berahrap mereka juga bisa bekerja keras, seoptimal mungkin," pungkasnya.
Ajang World Beach Games pertama di dunia ini mempertandingkan 14 disiplin olahraga dengan meperebutkan 350 medali. 1240 atlet dari 97 negara akan mengikuti ajang yang diorganisasikan Association of National Olympic Committees (ANOC) tersebut.
Berikut kontingen Indonesia yang berangkat ke World Beach Games 2019:
Baca Juga: Denmark Open 2019: Anthony Waspadai Keuletan Wakil India
- Basket 3x3 Putri
1. Jovita Elizabeth
2. Dewa Ayu Made Ssriartha Kusuma
3. Dyah Lestari
4. Christie Apriyani
Ofisial: Anthony Gunawan
-Karate
1. Nawar Kautsar Mastura
2. Ahmad Zigi Zareta Yuda
Ofisial: Abdullah Kadir
- Voli pantai 4x4 putra:
1. Tio Kesuma Sentosa
2. Rendy Verdian Licardo
3. I Ketut Ardana
4. Yos Ariel Firnanda
5. Gunawan Dewantoro
6. Yogi Hermawan
Pelatih kepala: Slamet Mulyanto
Pelatih: Bambang Eko Suhartawa
Berita Terkait
-
KPK Dalami Keterlibatan Eks Menaker Hanif Dhakiri di Kasus Pemerasan RPTKA
-
KPK Sebut Pemerasan Pengurusan RPTKA Sudah Terjadi Sejak Hanif Dhakiri Jabat Menaker
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Hanif Dhakiri Sebut Kelakar Prabowo Soal PKB Harus Diawasi' sebagai Humor Politik yang Sehat
-
Komisi XI: Pidato Ambisius Presiden harus Menjadi Nyata, Realistis, dan Berpihak kepada Rakyat Kecil
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026