Suara.com - Praveen Jordan akhirnya angkat bicara terkait kasus indisipliner yang terjadi beberapa waktu lalu. Ia menyebut kabar yang menyebutkan dirinya sengaja bolos latihan tak 100 persen akurat.
Partner Melati Daeva Oktavianti di sektor ganda campuran Indonesia itu mengaku tidak punya niatan absen pada sesi latihan pagi, Senin (7/10/2019) lalu.
Praveen pun menjelaskan awal kejadian dirinya tak ikut latihan hingga membuat sang pelatih Richard Mainaky geram.
Pada malam sebelum latihan pagi, atau tepatnya Minggu (6/10/2019), ia mengantarkan sang ibu ke bandara.
Setelah kembali ke asrama Pelatnas PBSI, ia merasa kelelahan dan tertidur hingga bangun kesiangan.
"Saya bukan bolos, tapi ketiduran. Kalau bolos itu saya tidak ada di Pelatnas," jelas Praveen ditemui di Pelatnas PBSI, Jakarta, Kamis (31/10/2019).
"Teman-teman juga tidak ada yang bangunin saya. Tapi memang sih saya tidur di kamar sendiri," sambungnya.
Praveen menegaskan kasus indisipliner tersebut sudah selesai, seiring sanksi Surat Peringatan 2 (SP2) yang dijatuhi kepadanya dari PBSI.
Pebulutangkis kelahiran Bontang, Kalimantan Timur itu juga sudah bertemu Richard Mainaky dan secara terang-terangan meminta maaf.
Baca Juga: Duel Tinju Dunia Lawan Saul Alvarez, Sergey Kovalev: Ini Kelas Saya
"Saya tidak masalah mendapat SP. Yang penting, selama saya salah, ya saya mengaku, minta maaf. Mau dihukum ya terserah," pungkas Praveen Jordan.
Sanksi dari PBSI itu sendiri tak membuat mental Praveen anjlok. Sebaliknya, bersama Melati, Praveen berhasil membawa pulang gelar dari dua turnamen Eropa; Denmark Open dan French Open 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Raih Gelar Beruntun di Tur Eropa, Praveen: Senang Saja, Tapi...
-
Patahkan Stigma Miss Runner-up, Melati: Tak Gampang Jadi Juara
-
Top 5 Olahraga: Wejangan Si Leher Beton, Richard Sebut Melati Berubah
-
5 Berita Olahraga Pilihan: Mayweather Jawab Tantangan Pacquiao
-
Puji Perubahan Melati, Richard: Wajahnya Berbeda, Biasanya...
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur