Suara.com - Saul Alvarez sukses mengukir sejarah baru dengan menjuarai kelas berat ringan. Hal itu menyusul kemenangan TKO atas pemegang sabuk juara dunia WBO, Sergey Kovalev, Minggu (3/11/2019) WIB.
Dalam kejuaraan tinju dunia di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, wasit langsung menghentikan pertarungan di ronde ke-11 setelah pukulan kombinasi Alvarez membuat Kovalev tersungkur.
Kemenangan TKO tersebut membuat petinju 29 tahun ini menjadi raja baru kelas berat ringan di badan tinju WBO.
Lantas apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan Saul Alvarez?
Terkait hal ini setidaknya ada dua opsi yang dimiliki petinju kebanggaan Meksiko itu. Bertahan di kelas berat ringan atau turun ke kelas menengah super.
Bila turun kelas, ada dua petinju yang digadang-gadang layak dihadapi Alvarez.
Antara lain juara dunia WBA (Super) Callum Smith, dan pemegang sabuk juara dunia kelas menengah super WBO Billy Joe Sauders.
Sementara banyak pencinta tinju dunia berharap Alvarez berhadapan dengan juara dunia kelas berat ringan WBA (Super) Dmity Bivol dari Rusia.
Atau melakukan unifikasi gelar dengan menantang Si Raja KO yang notabene pemegang sabuk juara IBF dan WBC, Artur Beterbiev (Rusia).
Baca Juga: Foto Tak Biasa, Ini Unggahan Terakhir Afridza Sebelum Tewas di Sepang
Saul Alvarez sendiri menyerahkan soal lawan berikutnya kepada sang pelatih Eddy Reynoso.
"Bukan saya yang membuat keputusan," ujar Alvarez dikutip dari Boxing News 24, Senin (4/11/2019).
"Pada dasarnya, saya ingin terus membuat sejarah. Kini saya menunggu saja apa yang Eddy putuskan. Saya siap menghadapi siapapun," tukas Saul Alvarez.
Berita Terkait
-
Top 5 Olahraga Sepekan: Pacquiao Akan KO Mayweather hingga Disebut Omdo
-
Top 5 Olahraga: Sosok Paling Ditakuti Praveen, Klitschko Turun Gunung
-
5 Berita Olahraga Pilihan: Valentino Rossi Bersiap Ucapkan Ciao
-
Minum Kopi, Buah Zakar Legenda Tinju Johnny Nelson Bengkak Sebesar Kelapa
-
Reynoso: Saul Alvarez Siap Hadapi Raja KO Artur Beterbiev
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras