Suara.com - Legenda tinju dunia Johnny Nelson mengaku kapok minum kopi. Sebab ia pernah mengalami kejadian menyakitkan, di mana salah satu buah zakarnya bengkak seukuran kelapa.
Sejak saat itu, mantan juara dunia tinju kelas penjelajah WBO ini tak pernah mau lagi mengonsumsi kopi.
"Saya punya masalah tersebut saat minum kopi. Saya tidak bisa minum kafein karena salah satu testis saya membengkak," ujarnya, dikutip dari The Sun, Jumat (1/11/2019).
"Kondisi pernah berubah dari seukuran kacang menjadi kelapa. Saya sempat berpikir ada sesuatu yang tidak beres."
"Lalu saya pergi ke dokter dan dokter tersebut mulai tertawa dan berkata, 'Jadi, jangan minum kopi lagi," tambahnya.
"Sekarang saya tidak mau lagi mengonsumsi kopi," tukas Johnny Nelson, 52 tahun.
Johnny Nelson yang memiliki nama lengkap Ivanson Ranny Nelson menjadi petinju profesional pada tahun 1986 hingga 2005.
Kariernya mencapai puncak kejayaan setelah merebut sabuk juara dunia kelas penjelajah WBO dengan menang TKO ronde kelima atas kompatriotnya dari Inggris, Carl Thompson, 27 Maret 1999.
Sejak saat itu, Nelson berhasil 13 kali mempertahankan sabuknya. Terakhir kali ia bertarung pada 26 November 2005, melawan Vincenzo Cantatore (Italia).
Baca Juga: Bukan Pelatih, Ini Sosok yang Paling Ditakuti Praveen Jordan
Dalam usahanya mempertahankan sabuk juara tinju dunianya itu, Nelson menang angka tipis (split decision).
Kini, legenda tinju dunia itu bekerja sebagai presenter tinju di media Sky Sports.
Berita Terkait
-
Tinju Dunia: Turun Gunung, Klitschko Ingin Jadi Juara Tertua Kelas Berat
-
Reynoso: Saul Alvarez Siap Hadapi Raja KO Artur Beterbiev
-
Top 5 Olahraga: Wejangan Si Leher Beton, Richard Sebut Melati Berubah
-
Ini Petinju yang Pensiun Saat Jadi Juara Dunia dan Tak Terkalahkan
-
Tinju Dunia: Danny Garcia Sebut Manny Pacquiao Cuma Omdo
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games