Suara.com - Atlet panjat tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu mendapat bonus Rp 100 juta dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Bonus tersebut sebagai apresiasi atas prestasi atlet berjuluk Spider-Woman Indonesia itu di ajang IFSC World Cup Xiamen 2019, 19 Oktober lalu.
Seperti diketahui, Aries Susanti membuat bendera Merah Putih berkibar di puncak tertinggi setelah meraih medali emas di nomor speed putri dengan waktu 6,995 detik.
Tak hanya itu, ia juga mengukir rekor sebagai atlet putri yang berhasil mencatatkan waktu di bawah tujuh detik.
Pemberian bonus diserahkan Kemenpora bersama atlet-atlet berprestasi dari lima cabor lainnya di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).
"Alhamdulilah terima kasih Pak Menteri sudah mendukung kami para atlet Indonesia," ujar Aries Susanti.
"Semoga bisa di-support terus ke depannya agar atlet-atlet Indonesia tambah semangat dan banyak bibit-bibit atlet Indonesia semakin meningkat untuk bisa go international," sambungnya.
Terkait penggunaan bonus dari pemerintah Indonesia, Aries Susanti mengaku kemungkinan akan diinvestasikan.
"Bonus belum tahu untuk apa. Belum terpikirkan. Tapi nanti adalah, masa bonus disebutkan, tidak enak. Insya Allah untuk diinvestasikan," tutur Aries.
Baca Juga: Tinju Dunia: Marquez Cibir Rencana Duel Ulang Pacquiao vs Mayweather
Tag
Berita Terkait
-
Kemenpora Guyur Bonus Rp 6,1 M untuk 6 Cabor, Terbesar Pencak Silat
-
Belasungkawa, Kemenpora Bakal Kunjungi Kediaman Mendiang Afridza Munandar
-
Laporkan Erick Thohir ke Polisi, CdM Sebut Eks Wakapolri Salah Kaprah
-
Pecahkan Rekor Dunia, Ini Fakta Aries Susanti
-
Rebut Emas IFSC World Cup, Aries Susanti Pecahkan Rekor Dunia
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati