Sport / Arena
Senin, 11 November 2019 | 02:16 WIB
Honda Dream Cup (HDC) seri Samarinda digelar di Sirkuit Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/11/2019). [Suara.com/Syaiful Rachman]

Suara.com - Selain HDC-1 (Honda Sonic 150R/Supra GTR Tune Up Seeded) dan HDC-2 (Honda Sonic 150R/Supra GTR Tune Up Pemula), kategori Honda Matic Standar s/d 130cc Wanita (HDC-10) juga menjadi salah satu nomor balap yang ditunggu-tunggu penonton yang hadir di Sirkuit Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/11/2019).

Di HDC seri Samarinda, kelas HDC-10 diikuti oleh 10 pebalap wanita. Sembilan berasal dari Kalimantan, dan satu berasal dari Pandeglang, Banten.

Honda Dream Cup (HDC) seri Samarinda digelar di Sirkuit Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/11/2019). [Suara.com/Syaiful Rachman]

Satu pebalap wanita yang dikelilingi sembilan pebalap Kalimantan tersebut adalah Sari Agustina. Gadis berusia 14 tahun yang kini berada di bawah naungan tim 99 Jari Jempol.

Sari merupakan pebalap yang diunggulkan di seri kali ini. Menempati pole, namun nasib berkata lain. Sari jatuh di lap pertama saat memimpin balapan dan posisinya diambil alih oleh Novila Putri Kinanti.

Meski bangkit, Sari gagal mengambil alih kembali pimpinan lomba. Novila, yang akrab dipanggil Cekka berhasil mempertahankan posisi pimpinan balap hingga finis.

Podium kedua menjadi milik Agus Fina dari Kutai Kartanegara. Sementara podium ketiga dimenangkan oleh Zachwa Zanaika Salsabila.

Honda Dream Cup (HDC) seri Samarinda digelar di Sirkuit Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/11/2019). [Suara.com/Syaiful Rachman]

"Senang, dari seri satu sampai seri dua masih bertahan di podium terhormat. Tidak ada pesaing berat...ya ada sih tapi akhirnya bisa juga (menang)," ujar Cekka kepada awak media.

Ditanya soal pesaing, Cekka pun tak membantah jika Sari Agustina adalah pesaing berat.

"Sari. Dia jatuh di depan," sambung pebalap wanita berusia 16 tahun itu.

Baca Juga: Di Hari Pahlawan, Pemuda Indonesia Unjuk Kemampuan di Lintasan Balap

Pebalap tim 99 Jari Jempol Sari Agustina tampil di Honda Dream Cup (HDC) seri Samarinda digelar di Sirkuit Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/11/2019). [Suara.com/Syaiful Rachman]

Sementara itu, Sari tidak menampik rasa kecewa yang ia rasakan menyusul kekalahan di HDC Samarinda. Akan tetapi, Sari menanggapinya dengan lapang dada.

"Sedih sih mas, tapi tidak apa-apa itu belum rezeki saya," jawab Sari lewat pesan singkat WhatsApp.

Jatuh dan tertinggal jauh dari Cekka, Sari mengaku jika hal itu disebabkan motornya yang susah dihidupkan. Meski gagal menang di Samarinda, gadis berhijab itu tetap optimistis menatap seri penutup HDC 2019 di Cimahi yang akan digelar 24 November mendatang.

"Pas saya puter balik saya nginjek jalan yang agak licin mas, jadinya terguling. Saya bangunin lagi motornya, tapi susah hidup mas. Terpaksa saya tarung dari posisi akhir. Insya Allah mas HDC di Cimahi," pungkasnya.

Load More