Suara.com - Legenda tinju Tanah Air yang juga pelatih Pino Bahari memuji anak latihnya, Daud Yordan yang sukses merebut gelar juara dunia kelas ringan super IBA dan WBO Oriental di kawasan Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (18/11/2019).
Menurut Pino, Daud Yordan terlihat lebih dewasa dan matang sebagai petinju. Hal itulah yang membuat Cino --julukan Daud Yordan-- sukses mengalahkan petinjua Afrika Selatan, Michael Mokoena dengan status TKO ronde delapan pada partai kemarin.
"Ya, Daud berhasil. Sekarang dia sudah jadi petinju matang, jadi bisa atur strategi dan rasa percaya dirinya, serta motivasinya juga lebih tinggi," ujar Pino kepada Suara.com.
Menurut mantan petinju peraih medali emas Asian Games 1990 itu, hal yang harus sedikit dievaluasi dari permainan Daud saat menghadapi Mokoena adalah soal konsentrasi.
Petinju 32 tahun itu disebut Pino kurang bisa mengantisipasi reaksi lawan. Khususnya saat Mokoena melakukan tandukan yang berakibat robeknya pelipis kiri Daud.
"Kurang antisipasi sundulan kepala Mokoena," kata Pino.
Kemenangan atas Mokoena sendiri membuat Daud sukses mencetak sejarah. Titel juara dunia kelas ringan super IBA membuat Cino menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang berhasil meraih tiga gelar juara dunia di tiga kelas berbeda.
Sebagaimana diketahui, Daud sebelumnya sempat meraih gelar juara dunia di kelas ringan dan kelas bulu versi IBO.
Baca Juga: Gerard Pique Mengaku Tak Bisa Lupakan Manchester United
Berita Terkait
-
Daud Yordan Kasih Pesan ke Kambosos: Saya Tidak Datang untuk Kalah!
-
Rekam Jejak Daud Yordan: Anggota DPD RI, Juara Dunia yang Cuma 4 Kali Kalah, Kini Bersiap Hancurkan George Kambosos Jr
-
Daud Yordan Naik Ring Lagi, Hadapi Kambosos Jr di Australia
-
Daud Yordan Kembali Naik Ring, Lawan Petinju Argentina Juan Hernan Leal
-
Daud Yordan Siapkan Laga Perebutan Gelar Juara Dunia ke-4
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati