Suara.com - Centre-back Barcelona, Gerard Pique mengaku tak bisa melupakan Manchester United yang merupakan mantan klubnya. Bek berusia 32 tahun itu menyebut Man United sangat berkesan baginya.
Dikatakan Pique, empat tahun yang ia habiskan di Man United, yakni pada awal-awal kariernya sebagai pesepakbola, sangat berandil membuatnya jadi pemain papan atas dunia seperti sekarang.
Sebagai informasi, Pique hijrah ke Man United dari akademi Barcelona, La Masia saat usianya masih 17 tahun pada 2004 silam.
Meski demikian, Pique hanya melakoni 13 penampilan untuk tim utama The Red Devils --julukan Man United-- sebelum comeback ke Barcelona pada 2008.
Meskipun menit bermainnya sangat minim, setidaknya Pique pernah bermain dan berlatih dengan pemain-pemain top macam Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, Paul Scholes, Ryan Giggs, serta tentunya dilatih oleh manajer legendaris Sir Alex Ferguson.
Pique menilai pengalaman tersebut sangat-sangat berharga lantaran membantu perkembangannya sebagai pesepakbola. Ia pun kembali ke Barcelona sebagai pemain yang lebih baik.
"Ketika saya meninggalkan teman-teman untuk menghabiskan empat tahun di Manchester United, itu sulit. Saya masih sangat-sangat muda," ungkap Pique seperti dimuat The Observer.
"Tapi di waktu yang sama, itu merupakan pengalaman yang sangat hebat buat saya. Manchester United begitu berkesan untuk saya, tentu saya tak bisa melupakan," sambung pengoleksi 102 caps bersama Timnas Spanyol itu
"Saya banyak berkembang di sana. Saya bisa seperti sekarang karena periode yang saya habiskan di Manchester United, walau saya tidak bermain sebanyak yang saya inginkan," papar Pique.
Baca Juga: Blak-blakan! Barcelona Konfirmasi Ketertarikan pada Lautaro Martinez
"Harus diingat jika di posisi saya waktu itu ada dua bek sentral yang masuk dalam jajaran tiga bek papan atas dunia (Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic). Namun setelah kembali ke Barca, dan memiliki karier seperti ini, rasanya luar biasa dan saya bangga dengan itu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal
-
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kabarnya Diminati Manchester United
-
50 Hari Lagi Kick Off, Lamine Yamal Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-32: Peluang Terakhir Real Madrid Ganggu Dominasi Barcelona
-
Eks Barcelona Rafael Marquez akan Latih Meksiko usai Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal