Suara.com - Juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder mengklaim memiliki pukulan tak kalah 'mematikannya' seperti legenda tinju dunia Mike Tyson.
Klaim itu usai Wilder menang KO ronde ketujuh atas penantangnya Luis Ortiz, Minggu (24/11/2019) WIB.
Ini merupakan pertarungan kedua bagi kedua petinju setelah pertama kali bertemu pada 3 Maret 2018. Ketika itu, Wilder menang TKO ronde ke-10.
Dalam pertemuan kedua ini, Deontay Wilder menganvaskan Luis Ortiz lebih cepat. Satu pukulan hook kanannya membuat Ortiz terjungkal ke kanvas di ronde ketujuh.
Kemenangan KO ini membuat Wilder sukses mempertahankan sabuk juara dunia kelas berat WBC untuk kesepuluh kalinya secara beruntun.
Tak hanya itu, kemenangan KO itu pun jadi yang ke-41 dari 43 pertarungan profesional Deontay Wilder.
Usai pertarungan, petinju 34 tahun itu ditanya apakah dia sekarang menjadi petinju dengan pukulan 'mematikan' setelah Mike Tyson pada masa keemasannya.
Deontay Wilder mengatakan kepada Fox Sports, "Saya tak perlu menjelaskan dengan kata-kata. Aksi saya sudah membuktikannya."
Mike Tyson turut menyaksikan duel Deontay Wilder vs Luis Ortiz dari sisi ring yang digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.
Baca Juga: 3 Hari Liburan di Bali, Jorge Lorenzo: Tempat yang Menakjubkan
Berita Terkait
-
Wilder Pukul KO Ortiz dengan Satu Pukulan, Manny Pacquiao: Wow! Spektakuler
-
Usai Pukul KO Luis Ortiz, Deontay Wilder Tantang Tyson Fury
-
Tinju Dunia: Hook Kanan Deontay Wilder Bikin Luis Ortiz KO
-
Tinju Dunia: Danny Garcia Naik Ring 25 Januari, Lawan Manny Pacquiao?
-
Pilih Ekshibisi Tinju, Ini Bayaran Fantastis yang Diterima Mayweather
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia