Suara.com - Kiprah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Jawa Tengah) di Kejurnas Bulutangkis 2019 terhenti di babak perempat final, Selasa (26/11).
Mereka dihentikan pasangan ganda putra DKI Jakarta, Amri Syahnawi/Muhammad Fachrikar P. Mansur, dengan skor 14-21, 21-15, dan 14-21.
Sejak awal pertandingan Leo/Daniel tampil underperform. Mereka tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya dan harus menelan kekalahan.
Setelah kehilangan game pertama, Leo/Daniel berhasil menyamakan kedudukan di game kedua.
Pada game penentu, Leo/Daniel kembali terbungkam lawan. Unggulan dua Kejurnas PBSI 2019 itu pun gagal melangkah ke babak semifinal.
"Permainan saya tidak keluar. Banyak mati sendiri. Terus bola saya juga monoton terus, nggak bisa merubah pola main," kata Leo dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (26/11/2019) malam.
"Tadi sudah coba komunikasi di lapangan, tapi tetap nggak bisa berubah. Dari awal sudah ketekan duluan, jadi percaya dirinya hilang," sambungnya.
"Saya mungkin tegang, jadi tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik," pungkas Leo usai laga babak perempat final Kejurnas Bulutangkis 2019.
Baca Juga: Agnez Mo Sebut Tak Berdarah Indonesia, Sang Ayah Pernah Bela Timnas Garuda
Berita Terkait
-
Reuni dengan Winny, Akbar: Dia Banyak Berubah Pasca Sama Tontowi
-
Jonatan dan Anthony Ginting Hipnotis Penonton Kejurnas PBSI 2019
-
Kejurnas PBSI: Legenda Bulutangkis Alan / Susy Ditantang Tontowi / Liliyana
-
Kejurnas 2019 Jadi Ajang Reuni Pasangan Emas Tontowi / Liliyana
-
PBSI Jadikan Kejurnas Ajang Promosi dan Degradasi Atlet Pelatnas 2020
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar