Suara.com - Tak hanya menjanjikan serunya pertandingan, Kejurnas PBSI 2019 juga akan menjadi ajang reuni bagi pasangan emas Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Peraih medali emas Olimpiade 2016 sektor ganda campuran itu akan tampil dalam pertandingan ekshibisi.
Selain Tontowi/Liliyana, beberapa pemain top Indonesia juga akan hadir di Kejurnas Bulutangkis 2019.
Diantaranya Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Kejurnas 2019 sendiri menjadi salah satu penentu penilaian promosi dan degradasi atlet Pelatnas PBSI 2020.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti.
"Memang Kejurnas ini akan menjadi salah satu penilaian promosi degradasi di Pelatnas PBSI," kata Susy dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (12/11/2019).
"Untuk para juara juga nantinya akan mendapat kesempatan magang di Pelatnas. Mereka akan kami pantau untuk kemudian ditentukan bisa lanjut menjadi bagian tim nasional atau belum," lanjutnya.
Setiap tahunnya, Kejurnas secara berseling mempertandingkan nomor perorangan dan beregu.
Baca Juga: Kalah TKO dari Pacquiao, Eks Petinju Indonesia: Pukulannya Cepat seperti...
Tahun ini Kejurnas Bulutangkis 2019 hanya akan mempertandingkan nomor perorangan.
Ajang ini akan diselenggarakan di dua tempat, yakni di GOR Dempo Jakabaring dan GOR Ranau Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.
Kejurnas PBSI 2019 dibagi ke dalam dua divisi, yaitu divisi satu dan divisi dua. Setiap divisi dibagi menjadi dua kelompok usia, yakni taruna dan dewasa.
Baik pertandingan di divisi satu maupun divisi dua dapat ditonton tanpa perlu membeli tiket masuk alias gratis.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Hong Kong Open 2019: Tontowi / Winny Tanding
-
PBSI Jadikan Kejurnas Ajang Promosi dan Degradasi Atlet Pelatnas 2020
-
Terungkap! Ini Penyebab Turunnya Performa Greysia / Apriyani
-
Anggap SEA Games 2019 Sasaran Antara, PBSI Tetap Kejar Juara Umum
-
Bukan Pelatih, Ini Sosok yang Paling Ditakuti Praveen Jordan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko