Suara.com - Cabang olahraga atletik berhasil menyumbang medali emas perdana bagi kontingen Indonesia di gelaran SEA Games 2019, Jumat (6/12/2019). Podium tertinggi berhasil dicatatkan Agus Prayogo dari nomor marathon putra.
Agus menjadi yang terbaik dalam perlombaan sepanjang 42 km itu setelah mencatatkan waktu 2 jam 26 menit, dan 48 detik. Dia mengalahkan Namket Samchai asal Thailand, dan pelari Malaysia, Mohamad Muhaizar.
Namket harus puas meraih medali perak setelah mencatatkan waktu 2 jam 27 menit, dan 18 detik. Sementara Muhaizar merebut perunggu dengan catatan waktu 2 jam 33 menit, dan 8 detik.
Ini menjadi medali perdana bagi cabang olahraga atletik di SEA Games 2019. Agus berahrap capaian ini bisa memotivasi atlet-atlet PB PASI lainnya dalam mempersembahkan hasil terbaik bagi Indonesia.
"Saya senang sekali ya bisa kembali menyumbangkan emas buat Indonesia, terutama di nomor marathon. Ini adalah medali emas pertama saya untuk marathon [SEA Games 2019]," ujar Agus usai lomba.
"Ini juga emas pertama untuk tim atletik [di SEA Games 2019]. Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk teman-teman, semoga juga bisa menyumbangkan emas untuk Indonesia," sambungnya, dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (6/12/2019).
Hasil ini menjadi capaian tersendiri bagi Agus Prayogo. Tercatat, dia telah meraih enam medali emas di ajang multievent dua tahunan tersebut.
Berita Terkait
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
-
Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
-
Dua Pelari Muda Indonesia Pecah Podium di 200 Meter Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026