Suara.com - Kontingen atletik Indonesia kembali memberikan tambahan medali emas di SEA Games 2019. Kali ini giliran atlet Sapwaturrahman yang menyumbangkan medali emas.
Mantan atlet lari jarak pendek itu jadi yang terbaik di nomor lompat jauh putra dalam perlombaan di Stadion Atletik New Clark City, Filipina, Sabtu (7/12/2019).
Sapwa membukukan lompatan sejauh 8,03 meter. Ia mengalahkan atlet Malaysia, Andre Anura, dengan selisih tipi 1 sentimeter (cm).
Medali perunggu SEA Games 2019 nomor lompat jauh putra diraih oleh Suttisak Singkhon dari Thailand dengan lompatan 7,89 m.
Sapwa menciptakan skor kemenangannya di lompatan terakhir atau keenam. Sementara lompatan terjauhnya, sekitar 8,2 meter didiskualifikasi.
"Emas ini untuk kerja keras saya, untuk kedua orang tua, untuk seluruh rakyat Indonesia yang telah mendukung saya selama ini," kata Sapwa usai perlombaan, dilansir dari Antara.
"Orang yang saya sayang, semuanya, pengurus-pengurus PB PASI dan pemerintah yang telah mendukung saya secara positif dari kabupaten, kota, provinsi di seluruh Indonesia."
"Semuanya, terima kasih banyak. Ini adalah emas kita, ini adalah lompatan kita," pungkas Sapwa.
Medali Perak
Baca Juga: Surfer Filipina Relakan Medali Emas demi Selamatkan Nyawa Atlet Indonesia
Medali emas kontingen atletik Indonesia sebelumnya disumbangkan oleh Agus Prayogo di nomor maraton, Jumat (6/12/2019).
Sayangnya, Agus belum mampu mengulangi pencapaiannya ini saat turun di nomor 10.000 meter putra. Ia hanya bisa merebut medali perak.
Sedangkan medali emas SEA Games 2019 nomor 10.000 meter putra direbut oleh pelari Thailand, Kieran Tuntivate, dan medali perunggu diraih Van Lai Nguyen (Vietnam).
Berita Terkait
-
Surfer Filipina Relakan Medali Emas demi Selamatkan Nyawa Atlet Indonesia
-
Fajar / Rian Kubur Harapan Bawa Pulang Medali SEA Games 2019
-
Dikalahkan Wakil Malaysia, Gregoria: Permainan Saya Jelek
-
Shesar Terhenti, Indonesia Gagal Pertahankan Emas Tunggal Putra SEA Games
-
Bertarung Tiga Game, Rinov / Pitha Tembus Semifinal SEA Games 2019
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti