Suara.com - Pelari Indonesia, Odekta Elvina Naibaho berhasil merebut medali perunggu di nomor 10.000 meter putri cabang olahraga (cabor) atletik SEA Games 2019 di Athletics Stadium, New Clark, Minggu (8/12/2019).
Pelari kelahiran Desa Soban, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara itu meraih podium ketiga setelah mencatatkan waktu 36 menit 42,28 detik.
Hasil ini membuat Odekta setidaknya menebus kegagalan meraih medali di nomor marathon 42 kilometer, Jumat (6/12/2019).
Kala itu Odekta yang tampil meyakinkan hingga terus memimpin perlombaan sejak awal, justru terjatuh sekitar 600 meter jelang finis dan tak bisa melanjutkan perlombaan.
Kondisi itu membuat raihan podium terlepas dari tangan Odekta. Medali emas pun diraih pelari Filipina, Chirstine Halalsgoc.
Sementara perak dan perunggu berturut-turut diraih Mary Joy Tabal (Filipina), dan pelari Vietnam, Thi Hong Le Pham.
"Kemarin saya tidak finis karena heat stroke. Untuk bangkit lagi memulihkan motivasi di sini sangat berat sekali," ujar Odekta dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (8/12/2019).
"Tapi optimis saja. Saya dedikasikan untuk semua teman saya yang menyemangati dan mendorong untuk tetap berjuang di sini," sambungnya.
Odekta menjelaskan bahwa insiden di nomor lari marathon sempat membuatnya terpuruk. Kendati demikian, dukungan dari banyak pihak membuatnya termotivasi untuk tampil baik di nomor 10.000 meter.
Baca Juga: SEA Games 2019: Menembak Kembali Sumbang Emas untuk Indonesia
"Teman-teman bilang jangan menyerah, masih ada satu hari lagi," beber Odekta.
"Dari semua motivasi itu, saya bilang sama pelatih saya, oke saya mau coba lagi. Pada akhirnya, Tuhan menjawab. Bukan kemarin, tapi hari ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
SEA Games 2019: Menembak Kembali Sumbang Emas untuk Indonesia
-
Tenis Ganda Campuran Indonesia Raih Medali Emas
-
SEA Games 2019: Indonesia Berpeluang Penuhi Target Emas Permintaan Jokowi
-
Hadapi Pasangan Malaysia, Rinov: Siapa yang Siap, Itu yang Menang
-
Hadapi Unggulan Pertama SEA Games 2019, Ruselli Siaga Penuh
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri