Suara.com - Sempat disebut bakal menjadi pesaing berat dari Marc Marquez, peraih gelar rookie of the year tahun 2019, Fabio Quartararo justru merasa tak layak.
Merasa masih harus banyak berkembang, pembalap dari tim Petronas Yamaha tak pasang target terlalu muluk-muluk.
"Sepertinya kata saingan berat bukan istilah yang tepat. Namun saya ingin kerap bertarung dengannya. Mungkin aku bukan rival di kejuaraan namun aku ingin menandinginya di lintasan." ujar Quartararo dikutip dari Marca.
Selain itu, pembalap ini juga membicarakan filosofi mengenai julukannya. Pembalap berjuluk El Diablo alias Si Iblis menganggap bahwa julukan tersebut membuatnya termotivasi untuk lebih 'rakus gelar'.
"Saya mendapat julukan iblis, yang berarti saya harus bekerja keras untuk berada di depan. Saya tak puas dengan posisi saya sekarang."
"Bagi saya, Valentino Rossi itu seperti dewa, saya mengidolakannya sejak berusia enam tahun. Sementara Marc Marquez itu ibarat mahluk supranatural, dia tidak alami, ia pembalap terbaik yang masih bisa berkembang. Konsistensinya mengesankan, sangat tidak alami." ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora