Suara.com - Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi mengungkapkan bahwa pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menjalani program kebugaran fisik khusus, sebagai persiapan menghadapi Olimpiade 2020 Tokyo.
Program tersebut secara khusus diberikan kepada pasangan yang dijuluki The Daddies itu mengingat keduanya merupakan pemain paling senior di antara rekan-rekannya di Pelatnas Bulutangkis.
"Karena mereka berbeda dengan pemain-pemain yang lebih muda. Mereka kita jaga programnya khusus untuk menjaga kebugaran fisiknya," tutur Herry, Jumat (27/12/2019).
Atas alasan Faktor U alias faktor usia itulah, Herry mengakalinya dengan program 'spesial' yang akan dijalani Hendra/Ahsan selama latihan di Pelatnas PBSI.
"Mereka dijaga khusus lebih ke fisiknya. Mau meningkatkan lagi saya rasa tidak bisa, yang terpenting jangan sampai cedera saja," ujar Herry, dikutip dari Antara.
Pasangan nomor dua dunia itu tentu saja harus menjaga fisik mereka. Paling tidak sampai Olimpiade 2020 Tokyo yang akan berlangsung dari 24 Juli hingga 9 Agustus.
Sebab, meski sudah mengamankan tiket Olimpiade, mereka masih harus menjalani beberapa turnamen kualifikasi yang akan berlangsung hingga April tahun depan.
"Memang turnamen sisa di 2020 ada di Malaysia, Indonesia, kualifikasi Thomas Cup, All England, BAC (Badminton Asia Championships), dan terakhir Olimpiade," papar Herry.
Setelah menghabiskan tahun 2019 sebagai pemain profesional, Hendra/Ahsan kembali berstatus pemain Pelatnas setelah nama mereka tercantum dalam 105 atlet yang dipanggil masuk ke Pelatnas PBSI tahun depan di Cipayung.
Baca Juga: Dibully Warganet Ucapkan Selamat Natal, Petinju Muslim Inggris Syok
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati