Suara.com - Pasangan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto mengungkapkan perasaan mereka setelah tak lagi menjadi penghuni Pelatnas PBSI.
Seperti diketahui, keduanya telah meninggalkan Pelatnas Bulutangkis sejak November 2019. Berry/Hardianto memutuskan mengundurkan diri.
Keputusan itu diambil setelah mereka berdiskusi dengan Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi.
Saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu, Herry menyebut bila Berry dan Hardianto mundur lantaran ingin berkarier di jalur profesional.
"Sebelum Desember sudah mengundurkan diri. Mereka sudah konsultasi dengan saya terkait itu," beber Herry.
Lantas bagaimana perasaan pasangan juara Malaysia Masters 2017 itu setelah meninggalkan Pelatnas PBSI?
Melalui unggahan di akun YouTube Kavlog Gagego, baik Berry maupun Hardianto mengaku perasaan mereka campur aduk.
"Perasaannya campur aduk lah. Bisa dibilang hampir 10 tahun (di Pelatnas), waktu yang tidak sebentar. Pasti kan harus adaptasi meninggalkan sesuatu yang lama. Pasti ada hikmahnya (di balik ini semua)," ujar Berry.
Rencana ke Depan
Baca Juga: Mantan Promotor Pacquiao Puji Deontay Wilder: Dia Petinju Mengerikan
Bukan saja mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI, keduanya juga memutuskan tak lagi berpasangan.
Bila Berry berencana akan kembali berpasangan dengan partner lamanya, Rian Agung Saputro, tidak demikian dengan Hardianto.
Hardianto mengaku belum membuat keputusan akan berpasangan dengan siapa ke depannya.
Menurut Hardianto, fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan proses pernikahan yang akan dijalaninya dalam waktu dekat.
"Ke depannya mau fokus ke pernikahan. Habis itu balik ke klub asal Mutiara Bandung. Untuk partner ke depannya belum tahu, tapi sudah ada beberapa kandidat lah," ujar Hardianto.
"Ke depannya rencana mau partner dengan Rian Agung. Coba main setahun lagi, setelah itu nikah," tutur Berry.
Selain trofi Malaysia Masters 2017, selama berpasangan Berry/Hardianto juga berhasil meraih gelar Thailand Open 2017 dan Australia Open 2018.
Berita Terkait
-
Malaysia Masters 2020 Jadi Ajang Uji Coba, Ganda Putra Tak Pasang Target
-
Herry Minta Kevin / Marcus Ubah Teknik dan Pola Pikir Lawan Endo / Watanabe
-
Soal Hendra / Ahsan, Herry: Mereka Role Model, Termasuk Bagi Kevin / Marcus
-
5 Momen Perbulutangkisan RI di 2019 dan Berita Olahraga Terpopuler Lainnya
-
5 Momen Paling Berkesan Bulutangkis Indonesia di 2019
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia