Suara.com - Wabah virus corona yang menyebar di daratan China dan beberapa negara lainnya membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengambil sikap. Mereka menerbitkan himbauan resmi kepada induk cabang olahraga (cabor) untuk tidak berpartisipasi dalam event olahraga di China.
Dalam yang tertuang dalam surat bernomor S. 1.31.13/SET/I/2020 itu menjelaskan bahwa himbauan tersebut keluar sebagai perpanjangan dari keputusan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI yang telah menerbitkan travel warning ke China pada 28 Januari lalu.
Kemenpora menyadari bahwa dampak virus corona bukan hanya harus direspon dengan himbauan atau larangan ke negara-negara terdampak. Lebih jauh, induk-induk cabor diminta untuk berperan aktif perihal agenda atau ajang pengganti agar program persiapan atlet bisa terus berjalan.
"Induk organisasi cabang olahraga agar proaktif berkoordinasi dengan International Federation (IF) terkait pembatalan keikutsertaan atlet dalam mengikuti kejuaraan di China, untuk menghindari dampak administratif sebagai konsekuensi dari pembatalan keikutsertaan," tulis surat Kemenpora yang ditandatangani Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto.
"(Di samping itu, induk cabor harus) menyusun program atau agenda alternatif untuk pengganti untuk kegiatan yang dibatalkan agar tidak mengganggu program latihan secara keseluruhan."
Di sisi lain, Gatot melalui surat tersebut, turut mengapresiasi induk-induk cabang olahraga yang telah mematuhi himbauan Kemenpora. Keputusan membatalkan atau mengubah agenda uji tanding maupun training camp di China, disebut jadi langkah antisipatif yang perlu dilakukan untuk melindungi atlet.
"Sampai ada pemberitahuan resmi lebih lanjut dari pemerintah atau pihak yang berwenang terkait situasi di China, kami mengimbau untuk tidak mengagendakan dan mengikuti program di China," kata Gatot.
"Ini berlaku kepada seluruh Kepala Dispora dan KONI Provinsi di seluruh Indonesia sebagai bentuk antisipasi jika provinsi yang akan melakukan persiapan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Olahraga Paralimpiade Nasional (Papernas) di Papua," tambahnya.
Baca Juga: Viral Film Contagion Dinilai Sudah Ramalkan Virus Corona Sejak 2011
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia