Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI, Achmad Budiharto tak menampik adanya kekhawatiran dari para pebulutangkis Indonesia jelang mengikuti ajang Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020.
Kekhawatiran itu muncul lantaran tengah merebaknya wabah virus Corona di berbagai negara, termasuk Filipina yang merupakan tuan rumah dari kejuaraan bulutangkis beregu Asia tersebut.
Budiharto menjelaskan bahwa sudah ada beberapa atlet yang menemuinya langsung untuk membahas kondisi ini. Salah dua dari mereka adalah pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon.
"Kebetulan saya bertemu dengan pemain ganda putra, The Minions--julukan Kevin / Marcus-- dan Fajar (Alfian) / (Muhammad) Rian (Ardianto). Memang ada pertanyaan terkait kekhawatiran tersebut (soal virus Corona)," ujar Achmad Budiharto di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (4/2/2020).
"Tapi kami akan coba menjaga mereka seaman mungkin. Agar tidak sampai terkontaminasi virus Corona ini," sambungnya.
Dari pantauan Suara.com, seluruh atlet dan ofisial yang bakal mengikuti ajang BATC 2020 mendapat penyuluhan dan perlengkapan penangkal virus Corona. Alat tersebut berupa masker harian dan masker khusus.
Lebih jauh, Budiharto berharap seluruh atlet dan ofisial bisa bekerjasama dengan baik dalam mencegah virus Corona. Salah satunya adalah patuh saat diminta menggunakan masker di tempat umum.
"Saat di tempat umum, mereka harus menggunakan masker untuk mencegah kontaminasi. Dan yang bertanding, kami akan memastikan semuanya dalam kondisi fit," jelas Budiharto.
"Di sisi lain, secara informal kami sudah sampaikan kepada Konfederasi Bulutangkis Asia (BAC) agar seluruh ruangan, juga lawan yang akan dihadapi kami, harus terbebas dari virus Corona," tukasnya.
Baca Juga: Adaptasi Cepat Andik dan Ruben Sanadi Buat Pelatih Bhayangkara FC Semringah
Ajang Badminton Asia Team Championship (BATC) 2020 akan berlangsung di Rizal Memorial Coliseum, Manila pada 11-16 Februari mendatang.
Berita Terkait
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026