Suara.com - Federasi Bulutangkis Internasional (BWF) berharap turnamen World Tour Super 1000 bisa tetap digelar, meski dibayangi penyebaran virus Corona. Hal itu sebagaimana disampaikan Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto.
Budi mengatakan BWF akan berusaha untuk tetap menggelar kejuaraan karena pertimbangan pihak sponsor dalam setiap penyelenggaran turnamennya.
"BWF berbeda dengan federasi cabang olahraga internasional lainnya. Mereka yang justru ngotot. Minimal untuk World Tour Super 1000 tetap digelar karena ini kaitannya dengan sponsor. Sementara Inggris kalau tidak jadi akan mengalami kerugian besar yang saya dengar," kata Budi di Jakarta, Senin (2/3/2020).
Beberapa turnamen bulutangkis terpaksa dibatalkan maupun ditunda akibat ketakutan tuan rumah penyelenggara akan penyebaran virus Corona. Antara lain German Open dan Polish Open.
Kedua turnamen tersebut tidak digelar berdasarkan keputusan federasi bulutangkis Eropa yang tidak mau mengambil risiko akan penyebaran virus yang bernama resmi Covid-19.
"Berdasarkan saran kesehatan dari Departemen Kesehatan Mulheim an der Ruhr dan pertimbangan lainnya, kami membatalkan kegiatan yang sudah dijadwalkan," tulis otoritas kota Jerman dikutip dari laman resmi BWF.
Tidak Membatalkan
Sementara itu, BWF hingga kini sama sekali tidak pernah membatalkan ataupun menunda sebuah turnamen. Termasuk turnamen BWF World Tour Super 1000 All England 2020.
Namun mereka menerima segala keputusan soal pembatalan ataupun penundaan tersebut dengan alasan menjaga keamanan dan kesehatan atlet, ofisial dan penggemar.
Baca Juga: Penyebaran Virus Corona Bikin Kevin Sanjaya Cs Dilema
Adapun terkait penyelenggaraan Indonesia Open 2020, Budi mengaku masih akan berkonsultasi dengan pemerintah.
"Sejauh ini memang belum ada larangan dari pemerintah. Untuk negara peserta pun belum ada anjuran tidak boleh dari mana," kata Budi.
"Kami sudah mengirimkan surat kepada Menpora, per hari ini untuk minta petunjuk. Karena Indonesia Open pesertanya dari luar negeri, begitu juga penontonnya. Kami tidak ingin nantinya seperti di Filipina kemarin, bisa digelar tapi tanpa penonton," tambahnya.
Sesuai dengan jadwal, kejuaraan bulutangkis level Super 1000 itu akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 16-21 Juni 2020.
Berita Terkait
-
5 Tenaga Medis RS Mitra Keluarga Depok Dilaporkan Punya Gejala Virus Corona
-
Warga Borong Sembako Akibat Corona, Peritel Cari Untung?
-
Indonesia Positif Corona, Mabes Polri Minta Dokter Polisi Bersiap
-
Viral Pasien Corona Meninggal di Sukabumi, Pemkot Belum Bisa Pastikan
-
Menkes Terawan Sebut Pasien Positif Corona Tertular di Kelab Bernama Paloma
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus