Suara.com - Anthony Sinisuka Ginting akan menghadapi tunggal putra Denmark, Rasmus Gemke di babak pertama All England 2020. Kendati unggul peringkat dunia, dia enggan jemawa.
Anthony memprediksi Gemke bakal jadi lawan yang sulit. Hal itu merujuk keberhasilan tunggal putra peringkat 18 dunia itu mengalahkan Jonatan Christie di Denmark Open tahun lalu.
Pada turnamen yang berlangsung di Odense Sportspark, Denmark, Rasmus Gemke mempecundangi Jonatan dalam pertarungan dua game langsung 21-17, 23-21.
Fakta tersebut membuat Anthony Ginting mewaspadai Rasmus Gemke. Terutama terkait karakteristik sang pemain yang dinilainya punya pukulan drive berbahaya.
"Saya ingin fokus di babak pertama dahulu. Lawan Rasmus Gemke itu tidak mudah juga, harus diantisipasi. Apalagi dia sempat kalahkan Jonatan juga," ujar Anthony Ginting ditemui di Pelatnas PBSI, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Babak pertama All England 2020 akan menjadi pertemuan perdana bagi Anthony Ginting dan Rasmus Gemke.
Masih buta kekuatan lawan membuatnya bakal berdiskusi lebih intense dengan Pelatih Hendry Saputra.
"Kelebihan Gemke, hampir sama dengan tipe permainan wakil Denmark lainnya, mereka menyerang dan bola-bola datar," ujar Anthony.
"Cuma setiap pemain ya ada kelebihan dan kekurangan. Antisipasinya, ya jangan lengah. Nanti pas di sana diskusi lagi sama pelatih, apalagi saya belum pernah bertemu dia," tukasnya.
Baca Juga: All England 2020 Dibayangi Corona, Anthony Ginting Khawatir
Berita Terkait
-
All England 2020 Dibayangi Corona, Anthony Ginting Khawatir
-
All England 2020: Anthony Tak Anggap Absennya Momota Sebagai Keuntungan
-
Virus Corona, BWF Ngotot Turnamen Super 1000 Bisa Tetap Digelar
-
MotoGP Kena Imbas Virus Corona, Khabib Tantang Legenda Tinju Dunia
-
Penyebaran Virus Corona Bikin Kevin Sanjaya Cs Dilema
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko