Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting tak menganggap absennya Kento Momota di All England 2020 sebagai sebuah keuntungan baginya maupun para pemain lain.
Menurut peraih gelar juara China Open 2018 itu, absennya tunggal putra peringkat satu dunia itu tak akan mengubah peta persaingan secara signifikan. Masih ada para pemain hebat lainnya di All England 2020.
"Situasinya hampir sama dengan Indonesia Masters 2020. Kalau Momota tidak ada, semua pemain ingin mengambil kesempatan," ujar Anthony Sinisuka Ginting di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
"Jadi menurut saya akan sama saja. Musuh kan bukan hanya Momota, masih banyak dari negara lain. Kalau keuntungan atau tidak itu tergantung hasil undian," tambahnya.
Kendati menampik bakal ada keuntungan terkait absennya Momota, hasil di Indonesia Masters 2020 bisa menjadi cermin bahwa ketidakhadiran pemain asal Jepang itu memiliki dampak positif bagi Anthony.
Di Indonesia Masters 2020, pebulutangkis jebolan klub SGS PLN Bandung itu sukses memaksimalkan kesempatan dengan meraih gelar juara. Anthony jadi kampiun usai menumbangkan wakil Anders Antonsen (Denmark) di laga final dengan skor 17-21, 21-15, 21-9.
Jelang keberangkatan menuju All England 2020 sendiri, Anthony dan tunggal putra PBSI lainnya telah mempersiapkan diri selama kurang lebih tiga pekan. Pola main menjadi fokus dari program latihan di pekan terakhir.
"Dimantapkan di lapangan, terus cara main juga, sama non teknis. Kalau fisik mungkin hanya dijaga, sudah seminggu, jadi kalau meningkatkan sih tidak," jelas tunggal putra peringkat empat dunia tersebut.
Baca Juga: Corona Masuk Indonesia, Formula E Jakarta Jalan Terus
All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris pada 11-15 Maret mendatang. Di babak pertama, Anthony akan menghadapi wakil Denmark, Rasmus Gemke.
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26