Suara.com - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tak menampik terus berada di bawah bayang-bayang sang junior Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dalam beberapa tahun terakhir.
Hendra/Ahsan tercatat sudah 10 kali beruntun kalah dari pasangan berjuluk The Minions itu. Mereka hanya menang dua kali dari 13 perjumpaan.
Hendra/Ahsan tak menafikkan Kevin/Marcus punya keunggulan dari segi usia. Kecepatan Kevin/Marcus sulit untuk diimbangi mereka yang sudah kepala tiga usianya.
Meski begitu, Hendra/Ahsan menolak menyerah. Seakan menebar perang urat syaraf, The Daddies—julukan Hendra/Ahsan—menyebut siap 'melukai' The Minions suatu saat nanti.
"Memang kami kalah dengan The Minions dari segi kecepatan. Mereka kami akui lebih cepat. Mungkin mereka juga sudah antisipasi permainan kami," ujar Ahsan ditemui di Pelatnas PBSI, Jakarta, Kamis (5/3/2020).
"Untuk saya sendiri, semoga kami bisa menang (dari The Minions) di waktu dan tempat yang tepat," tambahnya.
Hendra/Ahsan dan The Minions punya kesempatan berjumpa di All England 2020.
Sebagai unggulan kedua dan pertama, kedua pasangan memiliki kans 'bentrok' di babak final.
"Ya untuk persiapan kali ini kami sudah hampir 100 persen. Hari Sabtu tinggal berangkat saja. Beberapa hari ini lebih banyak ke game, terus jaga kondisi agar tak cedera dan sakit," tandas Hendra terkait persiapan ke All England 2020.
Baca Juga: All England: Hendra / Ahsan Was-Was Tinggalkan Keluarga Ditengah Corona
Turnamen bulutangkis All England 2020 bakal berlangsung pada 11-15 Maret di Arena Birmingham, Inggris.
Tag
Berita Terkait
-
All England 2020: Nikmati Pertandingan, The Daddies Ogah Pikirkan Status
-
Cegah Rasisme di Inggris, Hendra Cs Dilarang Keluar Hotel Sendirian
-
Harga Masker Melonjak, Hendra Setiawan: Jangan Ambil Kesempatan
-
Corona Masuk Indonesia, Hendra Setiawan Kesulitan Cari Masker
-
Bidik 1 Gelar, Ini Daftar Atlet Indonesia di All England 2020
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?