Suara.com - Jonatan Christie secara mengejutkan tersingkir di babak pertama All England 2020. Dia terhenti di tangan wakil Malaysia, Lee Zii Jia, Rabu (11/3/2020).
Pria yang akrab disapa Jojo ini menyebut, hasil buruk itu ada sangkut pautnya dengan kekalahan di final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020.
Pada turnamen bulutangkis yang berlangsung di Manila, Filipina, 16 Februari lalu, Jojo gagal menyumbang poin dalam kemenangan 3-1 tim beregu putra Indonesia atas Malaysia.
Jojo yang menjadi wakil ketiga, secara mengejutkan takluk dari tunggal putra peringkat 74 dunia, Chaem June Wei dengan skor 16-21, 21-17, 22-24.
"Kemarin saat latihan sebenarnya sudah cukup membaik. Cuma tidak tahu kenapa masih terbayang dan teringat lagi kejadian di BATC," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (11/3/2020).
"Saya juga masih bingung, kenapa gara-gara satu pertandingan itu kemarin, jadi bisa seperti ini terus."
"Saya sangat kecewa sekali dengan penampilan saya. Apalagi sekelas All England, seharusnya permainan saya tidak seperti itu," Jojo menambahkan.
Hasil All England 2020 ini disadari Jojo jadi peringatan bahwa ada yang perlu segera diperbaiki. Dia menyebut bakal segera mengevaluasi penampilan.
"Ini menjadi PR besar saya. Setelah ini saya akan bicara lagi dengan pelatih, dengan tim yang ada di Indonesia, supaya penampilan saya tidak terus-terusan seperti ini," tandasn Jojo.
Baca Juga: Innalillahi, Ibunda "The Next Kevin Sanjaya" Leo Rolly Meninggal Dunia
Tag
Berita Terkait
-
All England 2020: Tersingkir Prematur, Jojo Klaim Kehilangan Aura
-
Innalillahi, Ibunda "The Next Kevin Sanjaya" Leo Rolly Meninggal Dunia
-
Siaran Langsung dan Link Live Streaming Babak Pertama All England 2020
-
Jadwal Pertandingan Wakil Indonesia di Babak Pertama All England 2020
-
All England 2020: Target Juara, The Minions Enggan Tergesa-gesa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko