Suara.com - Manajemen Indonesian Basketball League (IBL) berencana kembali melanjutkan kompetisi IBL 2020 usai wabah virus Corona mereda di Tanah Air.
Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengemukakan bahwa penentuan bisa tidaknya IBL 2020 berlanjut bergantung situasi wabah Corona di Indonesia.
"Setiap hari kan kita lihat perkembangannya (yang terinfeksi Covid-19) bertambah, terus juga ada karantina wilayah," ujar Junas Miradiarsyah.
"Meski waktu itu kami ingin menunggu hingga 29 Mei, tapi kami akan antisipasi lebih cepat, dengan kondisi seperti ini kira-kira gambarannya seperti apa."
"Contoh, apakah kita akan memaksakan untuk melanjutkan IBL 2020 di bulan Juni? Kelihatannya sih tidak kalau melihat situasi yang ada," tambahnya.
Junas menjelaskan apabila wabah virus Corona tak kunjung mereda hingga Oktober 2020, maka kompetisi IBL 2020 tak akan dilanjutkan.
"Tapi kalau September atau Oktober belum kondusif juga maka ada kemungkinan terburuk yaitu musim ini tidak bisa dilanjutkan," tutur Junas.
"Tapi kami coba usahakan dulu, supaya bisa lanjut. Karena kan kita harus hormati juga sponsor," tandasnya.
Keputusan penghentian sementara kompetisi IBL 2020 terjadi sebelum berlangsungnya Seri VII di GOR Bimasakti, Malang, Jawa Timur, 13 Maret lalu.
Baca Juga: Tok...Tok...Tok...! Andrea Iannone Dilarang Balapan 18 Bulan
Berita Terkait
-
Buntut Penghentian Sementara IBL Akibat Corona, Gaji Pemain Akan Dipotong?
-
Tim F1 Terancam Bangkrut, IBL Perangi Virus Corona
-
Lewat Gerakan 1000 Free Throw, Penggawa IBL Bantu Perangi Virus Corona
-
IBL Dihentikan Sementara, Adhi Pratama Isi Waktu dengan Podcast
-
Corona di Indonesia, IBL Persilakan Pemain Asing Pulang Kampung
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar