Suara.com - Multievent atlet difabel Asia Tenggara, ASEAN Para Games (APG) 2020 batal digelar. Para atlet pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Indonesia pun legawa tak digaji.
Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun membenarkan bahwa pembatalan APG 2020 membuat pelatnas untuk sementara dibubarkan.
Kondisi itu disebutnya jadi dasar NPC tak memberikan gaji kepada atlet pasca dipulangkan ke daerah masing-masing.
"Semuanya ditunda (
karena pandemi Covid-19). Otomatis tidak ada gaji, semua pulang," kata Senny saat dihubungi wartawan, Selasa (5/5/2020).
"Wajar tidak ada keluhan, semua mengerti ini masalah dunia," tambahnya.
Pernyataan Senny Marbun diamini oleh atlet para bulutangkis putri, Leani Ratri Oktila. Peraih dua medali emas ASIAN Para Games 2018 itu paham dengan kondisi yang ada.
"Kalau saya sejauh ini tak begitu masalah mau digaji atau tidak. Menurut saya, yang terpenting adalah bisa tetap latihan untuk mempersiapkan diri dan stamina," jelas Leani.
Sebelum resmi dibatalkan, APG 2020 memang mengalami banyak kendala dalam proses persiapannya.
Baca Juga: Menpora Bincang Santai Bareng Peraih Emas Asian Games Hanifan dan Pipiet
Filipina selaku tuan rumah awalnya akan menggelar ajang tersebut pada Januari 2020. Namun diundur ke Maret lantaran masalah finansial.
Tak lama berselang, negara yang dipimpin Presiden Rodrigo Duterte itu kembali menunda multievent itu hingga bulan Mei, sebelum pandemi Covid-19 merusak seluruh rencana.
Berita Terkait
-
Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026