Suara.com - Rapat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dengan KONI Provinsi, menghasilkan beberapa catatan terkait perkembangan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.
Dari hasil rapat yang berlangsung Selasa (12/5/2020), KONI Pusat mengusulkan tanggal dan nama baru untuk PON Papua yang mengalami pemunduran ke tahun 2021.
"KONI Pusat mengusulkan waktu penyelenggaraan PON XX pada 2 Oktober-13 Oktober 2021" demikian pernyataan KONI Pusat dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (12/5/2020).
"Waktu penyelenggaraan tersebut sudah mempertimbangkan kegiatan-kegiatan olahraga multi/single event internasional/nasional yang banyak pada tahun 2021."
Terkait usulan nama baru untuk PON Papua, KONI Pusat menyodorkan nomekaltur atau tata nama menjadi "PON XX Tahun 2021" dari sebelumnya PON XX Tahun 2020.
Di samping dua perubahan itu, KONI Pusat juga mengumumkan beberapa poin lain dari hasil rapat virtual tersebut. Antara lain terkait batasan usia atlet, CdM Meeting, dan Entry by name.
Terkait batasan usia, KONI Pusat memilih untuk tidak melakukan perubahan. Atlet yang berangkat sesuai dengan hasil kualifikasi tahun 2019.
Sementara CdM meeting kedua akan dilangsungkan pada November 2020 dan CdM Meeting ketiga berlangsung pada Juli 2021.
Terkait entry by name, KONI Pusat masih akan menggelar pembahasan demi menentukan waktu atau tanggal yang tepat.
Baca Juga: Taufik Hidayat: Olahraga Bukan Prioritas di Indonesia
PON 2020 Papua seharusnya digelar pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.
Namun Kemenpora dan Presiden Joko Widodo memundurkannya ke tahun 2021 lantaran adanya pandemi Covid-19 di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko