Suara.com - Pelatih Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi tak ingin lagi memusingkan jadwal baru turnamen bulutangkis internasional yang sebelumnya dinilainya kurang ideal.
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) sebelumnya memutuskan melanjutkan kembali kompetisi yang tertunda mulai pertengahan Agustus 2020.
Turnamen akan terus bergulir hingga Desember dengan jeda yang sedikit.
Kekinian Herry tak mau ambil pusing lagi dengan keputusan BWF.
Skuat asuhannya kemungkinan akan tetap mengikuti turnamen yang ada meski fokus Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kawan-kawan adalah menyambut kompetisi 2021.
Untuk diketahui, BWF telah memutuskan bahwa sisa kompetisi 2020 tak masuk periode kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo.
Pekan pertama hingga ke-17 kompetisi 2021 akan menjadi gantinya.
"Hingga saat ini, (jadwal) kompetisi yang dirilis BWF belum ada yang pasti," kata Herry saat dihubungi wartawan, Selasa (2/6/2020).
"(Kami) mau ikut yang hitungan kualifikasi Olimpiade saja mulai tahun 2021," tambahnya, dengan nada berkelakar.
Baca Juga: Begini Sesumbar Valentino Rossi Usai Hengkang dari Monster Yamaha
Sebelumnya, pelatih berusia 57 tahun itu menyebut anak latihnya siap tempur apabila kompetisi kembali bergulir.
Di samping itu, dia tak menampik keputusan BWF terburu-buru.
"Menurut saya, aturan ini tak bisa berjalan dengan baik. Pasti terganggu karena setiap negara punya kendala," kata Herry saat dihubungi wartawan, Rabu (27/5/2020).
"Jadi kalau pemain nanti wajib (ikut pertandingan), menurut saya kurang baiklah. Karena ini memaksakan kondisi," pungkas Herry.
Berita Terkait
-
WJC 2020 Mundur ke Januari 2021, WJC Kemungkinan 2 Kali Digelar Tahun Depan
-
Resmi! Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior Diundur ke Januari 2021
-
Kompetisi Kembali Bergulir Agustus, Melati Daeva Syok
-
Tok! Sisa Kompetisi 2020 Tak Masuk Itungan Poin Kualifikasi Olimpiade Tokyo
-
Tanggapi Jadwal Baru Kompetisi, Herry IP Nilai BWF Terburu-buru
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games