Suara.com - Mantan pebalap MotoGP Casey Stoner mengungkapkan fakta mengejutkan dibalik keputusannya hengkang sebagai pebalap penguji Honda. Marc Marquez menjadi faktor utama.
Stoner yang pensiun dari MotoGP pada 2012, menjadi pebalap penguji Honda selama empat tahun, dari 2013 hingga 2016.
Pebalap Australia itu mengindikasikan kehadiran Marc Marquez yang kala itu baru bergabung bersama Honda jadi alasan dirinya hengkang.
"Saya berhenti menjadi pebalap penguji Honda karena anak muda yang datang tidak suka dengan keberadaan saya. Saya sempat mencoba bersama Honda," kata Stoner.
Selepas hengkang dari Honda, Casey Stoner sempat mencoba peruntungan sebagai pebalap penguji Ducati.
Namun, kebersamaannya dengan tim pabrikan asal Italia itu tak bertahan lama. Dia hanya bertahan dua tahun di Ducati sejak pertama kali dikontrak pada 2016.
Salah satu alasan Stoner pergi dari Ducati karena kecewa kontribusinya sebagai pebalap penguji dipandang sebelah mata.
Berbagai uji coba dan data yang telah dia kumpulkan, seakan-akan tak digubris oleh Ducati.
Tim yang identik dengan warna merah itu juga enggan melakukan pengembangan motor sesuai instruksinya.
Baca Juga: Banting Setir Jadi Bintang Porno, Pebalap Ini Raup Rp 336 Juta Dalam 6 Hari
"Setelah itu saya mencoba bersama Ducati, tapi kami tidak bisa menemukan kesepakatan. Akhirnya saya harus mundur sebagai pembalap penguji," ungkapnya.
Saat masih aktif membalap, Casey Stoner tercatat dua kali jadi juara dunia; 2007 (bersama Ducati) dan 2011 (Honda).
Berita Terkait
-
Mantan Bos Honda Bandingkan Marquez dengan Stoner, Begini Katanya
-
Wacana Honda Depak Alex Marquez Bikin Danilo Petrucci Geleng-geleng Kepala
-
Casey Stoner Ingin Balik ke MotoGP Usai Delapan Tahun Pensiun, Ada Tapinya
-
Keluar dari Ducati, Danilo Petrucci Galau Pilih KTM atau Aprilia
-
Dikabarkan Bakal Geser Posisi Alex Marquez, Pol Espargaro: Gosip!
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026