Suara.com - PBSI menggelar ajang PBSI Home Tournament demi mengisi kekosongan kompetisi yang telah berlangsung sejak 15 Maret akibat pandemi Covid-19.
Selain sebagai wadah tanding antar pemain Pelatnas, PBSI Home Tournament nyatanya juga digunakan sebagai uji coba atau percontohan kompetisi bulutangkis di era New Normal.
Hal itu disampaikan PBSI melalui Twitter resmi mereka, @INABadminton, jelang bergulirnya laga perdana PBSI Home Tournament yang mempertandingkan sektor ganda putra, Rabu (24/6/2020).
"PBSI Home Tournament akan menjadi uji coba dan percontohan turnamen dengan protokol kesehatan yang dikeluarkan Kemenpora di masa pandemi Covid-19," tulis PBSI.
Lebih jauh, PBSI juga menjamin program latihan masing-masing sektor tidak akan terganggu meski kompetisi internal ini berlangsung di Pelatnas PBSI.
Para pemain dari sektor lain akan tetap menjalani latihan seperti biasa di lapangan kosong yang tersedia.
PBSI Home Tournament pekan pertama mempertandingkan sektor ganda putra dan berturut-turut disusul sektor ganda campuran, tunggal putra, ganda putri, dan tunggal putri.
"Pelatnas PBSI tetap berjalan di sela-sela PBSI Home Tournament. Jadi sektor yang tidak bermain akan tetap melakukan kegiatan latihan seperti biasa," tulis PBSI.
PBSI Home Tournament digelar mulai 24 Juni hingga 24 Juli 2020. Ada lima sektor yang akan dimainkan secara bergantian. Mulai dari ganda putra, ganda campuran, tunggal putra, ganda putri dan tunggal putri.
Baca Juga: PBSI Home Tournament: Kewalahan, Kevin / Reza Tekuk Hendra / Pramudya
PBSI Home Tournament bisa disaksikan melalui aplikasi Mola TV.
Berita Terkait
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026