Suara.com - Lima hari setelah merebut podium perdananya di Formula 1, Lando Norris berkutat dengan rasa sakit di bagian dada ketika menjalani sesi latihan bebas Grand Prix Styria, Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Jumat (10/7/2020).
Pebalap 20 tahun dari tim McLaren itu menjadi pebalap Inggris termuda yang mengklaim podium akhir pekan lalu ketika ia finis P3 di seri pembuka di Austria.
Di sirkuit yang sama, ia mendapati rasa nyeri tak tertahankan yang membatasi pergerakannya ketika membalap dan Norris mengaku terlalu takut menginjak pedal rem karena rasa sakit yang ia rasakan.
"Aku tak tahu di mana, di dadaku atau di mana," kata Norris seperti dikutip laman resmi F1.
Norris harus meminum obat pereda rasa sakit dan berkonsultasi ke spesialis untuk turun di sesi latihan bebas tersebut di mana ia finis peringkat delapan tercepat di sesi kedua, terpaut 0,881 detik dari pebalap Red Bull Max Verstappen yang memuncaki FP2.
"Aku menginjak rem dan ketika kompresi, (sakit) itu menjadi terasa sekali, jadi aku terlalu takut mengerem di mana saja, yang tidak ideal di sini."
"Ini membuat frustrasi. Aku tak merasa percaya diri dengan mobil ketika harus mendorongnya dan sebagainya, jadi semoga aku bisa pulih dan siap untuk sesi selanjutnya," sambungnya.
Setelah FP2 usai, Norris diganjar penalti mundur tiga posisi grid karena kedapatan gagal melambat ketika bendera kuning dikibarkan.
Soal kecepatan, Norris mengakui jika tim Racing Point akhir pekan ini lebih cepat dari pekan lalu, khususnya Sergio Perez, yang sempat memuncaki catatan waktu di FP1 dengan mobil merah jambunya.
Baca Juga: FIA Peringatkan Ferrari Terkait Pelanggaran Protokol COVID-19
"Racing Point sangat cepat hari ini... hari ini kita melihat kurang lebih representasi apa yang bisa mereka raih. Tapi di saat yang sama ini juga bukan hari-hari terbaik kami dan aku lebih lambat dari Carlos (Sainz) jadi aku bisa saja lebih baik jika berada di kondisi yang prima," sambungnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
Kalah 2 Poin Saja, Max Verstappen Tetap Bangga Meski Gagal Rebut Gelar Juara Dunia F1 2025
-
Lando Norris Kunci Gelar Juara Dunia Formula 1 2025
-
Ogah Pusing, Max Verstappen Anggap Gelar Juara Dunia Tidak Terlalu Penting
-
Siapa Hannah Schmitz? Wanita Inggris Otak di Balik Keajaiban Max Verstappen di F1
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP