Suara.com - Apriyani Rahayu / Mychelle Chrystine Bandaso harus susah payah untuk merebut kemenangan di laga perdana PBSI Home Tournament sektor ganda putri, Rabu (15/7/2020).
Keduanya dipaksa bermain hingga rubber game oleh juniornya, Meilysa Trias Puspitasari / Rachel Allesya Rose, sebelum menang 21-16, 21-23, 21-14.
Apriyani / Mychelle harus kehilangan game kedua setelah gagal memanfaatkan keunggulan 20-19 dari lawannya. Meilysa / Rachel membalik keadaan dan menang 23-21 lantaran bermain rapi di poin-poin kritis.
"Di game pertama kami masih mencari-cari bola sambungannya, masih menyesuaikan dengan tipe shuttlecock yang baru kami pakai," kata Apriyani dalam rilis, Rabu (15/7/2020).
"Kami kelepasan di game kedua dan mati-mati sendiri, sempat bingung di bola sambungannya."
Apriyani / Mychelle merupakan pasangan dadakan di PBSI Home Tournament. Keduanya bahkan bukan hanya tak pernah berpasangan, tapi berada di sektor yang berbeda sebelum bertandem di ajang ini.
Apriyani murni pemain ganda putri, sementara Mychelle adalah pemain putri spesialis ganda campuran. Atlet bertangan kidal itu merupakan partner asli dari Adnan Maulana.
"Mychelle pemain kidal, memang suka bingung, apalagi kalau bola di tengah, siapa yang ambil ya? Posisi tangan kami sama-sama di dekat bola," tutur Apriyani soal kesulitannya.
"Memang ada kesulitan karena biasanya sama kak Greysia (Polii) yang sama-sama bermain dengan tangan kanan. Tapi kami sudah mulai adaptasi, banyak belajar, kami juga saling komunikasi."
Baca Juga: PBSI Home Tournament: Greysia / Febby Menang Mudah di Laga Perdana
Apriyani menjelaskan kemenangan kali ini diraih setelah dirinya dan Mychelle diberi tahu pelatih Eng Hian untuk meningkatkan tempo permainan di game ketiga.
"Waktu di game ketiga, koh Didi (Eng Hian) ngasih tahu temponya dipercepat lagi, nggak bisa lambat, makanya kami bisa ambil game ketiga," jelas Apriyani.
"Lawan mungkin tidak ada beban karena lebih junior dari kami. Mereka tampil all out, sedangkan kami keteteran di game kedua," sambung Mychelle.
Berita Terkait
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol
-
Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026