Suara.com - Komite Olimpiade Internasional (IOC) tetap berkomitmen penuh untuk mengadakan Olimpiade Tokyo pada tahun 2021 dan sedang mempertimbangkan beberapa skenario agar bisa berlangsung dengan aman.
"Kami tetap berkomitmen penuh untuk merayakan Tokyo 2020 di tahun depan, tepatnya pada bulan Juli dan Agustus," kata presiden IOC Thomas Bach, Rabu(15/7/2020), yang dikutip Antara dari Reuters.
Pada Maret, Jepang dan IOC memutuskan untuk menunda Olimpiade Tokyo selama satu tahun karena pandemi COVID-19. Sejak itu, panitia telah berbicara tentang beragam skenario pelaksanaan seperti penyederhanaan acara, dan mengurangi biaya namun tetap memastikan keselamatan atlet.
Bach mengatakan bahwa komisi koordinasi IOC telah melaporkan kinerja yang sangat baik untuk meluruskan niat ini. Rincian lebih mendalam akan diberikan pada konferensi virtual yang akan digelar pada Jumat (17/7/2020).
"Seluruh perangkat IOC mengikuti prinsip yang kami buat sebelum penundaan (pada bulan Maret) bahwa prioritas pertama adalah tentang keselamatan semua peserta," katanya.
"Kami terus mengikuti saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berdasarkan saran ini kami bisa mempersiapkan beberapa skenario. Namun kami tidak tahu situasi kesehatan satu tahun dari sekarang," sambung Bach.
Bach juga mengatakan bahwa IOC telah setuju dengan Senegal, negara tuan rumah Olimpiade Pemuda 2022, untuk menunda agendanya hingga 2026.
Berita Terkait
-
Bikin Iri Donald Trump, Iran Izinkan Kapal Tanker Jepang Lewat Selat Hormuz
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games