Suara.com - Pembalap MotoGP kawakan, Valentino Rossi baru-baru ini mengungkapkan kelemahan pada motor yang ia kendarai.
Punggawa tim Monster Yamaha tersebut mengatakan kelemahan tersebut cuma merugikan dirinya dan membuat pembalap lain Yamaha lain diuntungkan.
Dilansir dari Crash, masalah tersebut terdapat pada titik keseimbangan motor.
"Beberapa tahun terakhir, Yamaha mengalami kesulitan terkait degradasi pada ban belakang. Jadi akhir tahun 2018 dan awal 2019 mereka mencoba titik seimbang baru untuk menghemat ban," ungkap the Doctor.
"Motor ini sangat bagus untuk Maverick Vinales dan Fabio Quartararo. Untuk saya, itu cuma berfungsi dalam dua podium. Namun itu tidak mengakhiri masalah buat saya dan saya terpaksa berkendara dengan gaya yang tak sesuai dengan yang saya inginkan," imbuhnya.
"Terelpas dari Podium Argentina dan Austin 2019, saya selalu mengalami masalah yang sama," tutur pembalap bernomor 46 tersebut.
Rossi menekankan perlunya kontribusi dari tim agar dirinya bisa kembali kompetitif untuk ikut perebutan gelar.
"Saya punya hubungan yang bagus dengann Yamaha. Di hati saya, saya pembalap Yamaha. Saya adalah bagian penting dari sejarah pabrikan ini. Namun saya ingin memberi ssedikit tekanan setelah podium Andalusia lalu," pungkas Rossi.
Baca Juga: Mantan Pebalap MotoGP Beberkan Penyebab Kecelakaan Marc Marquez
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini