Suara.com - Ducati secara mengejutkan bikin geger para pecinta MotoGP. Bagaimana tidak, pembalap andalannya, Andrea Dovizioso resmi diceraikan di akhir musim nanti.
Padahal Dovi sudah cukup banyak memberikan kontribusi besar di tim Ducati. Bahkan ia pun mampu memberi perlawanan berarti dengan pembalap Honda Marc Marquez.
Meskipun ia selalu menjadi runner-up dan Marquez selalu menjadi juaranya. Perceraian ini ternyata membuat mantan pembalap Ducati, Casey Stoner pun angkat bicara.
Mantan pembalap Ducati yang pernah berseragam Ducati hingga akhir 2010 sangat menyayangkan keputusan ini.
"Dalam opini saya, sangat disayangkan kalau Ducati Corse harus melepas pembalap seperti Andrea Dovizioso, dia pembalap yang tepat," ujar Casey Stoner.
"Pembalap bukanlah mesin, sehingga pendapatnya harus benar-benar didengarkan," lanjutnya dalam akun Twitter pribadinya.
Casey Stoner yang pernah menjadi juara dunia dengan Ducati pada tahun 2007, jelas kenal dengan karakter Ducati Desmosedici GP.
Juga ia kenal secara pribadi dengan Andrea Dovizioso saat satu tim di Repsol Honda Team tahun 2010.
Belum diketahui pasti dimana Dovi akan berlabuh di musim depan. Kemungkinan pembalap ini bakal menjadi rebutan beberapa tim nantinya.
Baca Juga: Motor Versi Jalan Raya Casey Stoner Dilelang, Tembus Rp673 Juta
Seperti Avintia Racing ataupun Pramac Racing, bisa menjadi pelabuhan selanjutnya untuk Dovi berkarir.
Kedua tim ini berafiliasi dengan Ducati, sehingga bukan tidak mungkin Dovi akan berlabuh ke sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1