Suara.com - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli berhasil meraih podium di gelaran MotoGP Teruel 2020.
Ia pun akhirnya mempecundangi duo pembalap Suzuki, Alex Rins dan Joan Mir. Dengan raihan podium ini, persaingan perebutan gelar MotoGP 2020 semakin ketat.
Namun dibalik kemenangan ini, Franco Morbidelli justru membocorkan rahasia dirinya bisa meraih podium di beberapa balapan musim 2020.
Ternyata ada ritual khusus yang dilakukan Morbidelli sebelum balapan dimulai. Apakah pakai unsur klenik?
Dilansir dari GPOne, ia pun membeberkan kalau dirinya kerap menggunakan jurus Brazilian concentration.
“Pada balapan kali ini, saya menerapkan konsentrasi yang tak biasa. Saya menyebutnya konsentrasi orang Brazil. Hal itu merupakan hal di luar nalar. Sebelumnya, saya tidak percaya dengan level tertinggi dari tingkatan konsentrasi, tapi kini saya mulai percaya,” ujar Morbidelli.
“Manusia bisa melakukan hal-hal menakjubkan jika kondisi mental mereka baik, seperti apa yang aku alami saat ini. Selain konsentrasi, tim saya juga membuat segalanya menjadi lebih mudah,” sambungnya.
Cara ini terbukti ampuh karena Morbidelli sudah membuktikan sendiri.
Ia berhasil meraih podium di MotoGP Teruel 2020 pekan lalu. Raihan ini menjadi spesial karena dirinya masuk 4 besar klasemen sementara MotoGP 2020.
Baca Juga: Top 5 Sport: Mengenang Latihan Keras Khabib Nurmagomedov Sebelum Pensiun
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur