Suara.com - Rider Suzuki Ecstar, Joan Mir belum juga membukukan kemenangan meski MotoGP 2020 telah berlangsung 11 seri. Kondisi itu membuatnya berpeluang mengikuti jejak manajer Marc Marquez, Emilio Alzamora.
Yang menarik, meski belum sekalipun meraih podium juara, Joan Mir kekinian masih memuncaki klasemen sementara pebalap MotoGP 2020 dengan raihan 137 poin.
Dengan hanya tiga seri balapan tersisa, pebalap Spanyol itu pun berpeluang alias bisa meraih gelar juara dunia MotoGP 2020 tanpa sekalipun mendapatkan kemenangan di sepanjang musim.
Apabila hal itu terjadi, Mir pun akan menyamai torehan Emilio Alzamora yang berhasil menjadi juara kelas 125cc pada musim 1999 silam. Kala itu, Alzamora jadi kampiun meski nirkemenangan di sepanjang musim.
Mir sendiri mengaku hanya ingin naik podium tanpa memikirkan harus jadi yang terdepan di akhir balapan. Hal itu dia ungkapkan usai MotoGP Teruel 2020 akhir pekan lalu.
”Jujur, di MotoGP Teruel saya hanya ingin finis podium. Saya tahu sulit untuk finis pertama dengan start dari urutan ke-12," ungkap Joan Mir dikutip dari Crash, Selasa (27/10/2020).
"Saya berusaha untuk menjaga waktu selama balapan, saya secepatnya menyalip para pebalap lain untuk berada di depan dan memangkas jarak dengan pimpinan balapan," tambahnya.
Pada MotoGP Teruel di Sirkuit MotorLand Aragon, Mir sendiri praktis tampil fantastis. Bagaimana tidak, dia berhasil finis ketiga di belakang Franco Morbidelli dan rekan setimnya, Alex Rins, meski hanya start dari posisi ke-12.
Permasalahan Mir di MotoGP 2020 sendiri disebut-sebut hanya berada di sesi kualifikasi di sepanjang musim, di mana dia kesulitan untuk mendapat posisi start yang baik.
Baca Juga: Kritisi Motor Yamaha, Vinales Menyerah Kejar Joan Mir
"Tapi, akhirnya saya cuma sanggup sampai di situ saja. Saya sama sekali tidak memikirkan soal klasemen saat balapan dimulai," beber Mir.
"Saya tersadar bahwa sulit untuk bisa mendekati Alex dan Franco. Jadi, saya memilih untuk tidak ambil risiko agar terhindar dari crash," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
Susunan Pembalap MotoGP 2026: Dominasi Ducati, Stabilitas KTM, Gebrakan Yamaha!
-
Pembalap Honda Joan Mir Tentang Sirkuit Mandalika: Desain Aneh Serta Sangat Berbahaya!
-
Sudah Jatuh 15 Kali Musim Ini, Joan Mir: Sebagian Salah Saya, Sisanya Bukan
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi