Suara.com - Duo pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins sama-sama berpeluang merebut gelar juara dunia MotoGP 2020. Siapa sangka kondisi tersebut membuat paddock Suzuki dihiasi perang dingin.
Joan Mir kekinian masih memimpin klasemen sementara pebalap MotoGP 2020 dengan raihan 137 poin. Sementara itu Alex Rins masih berada di posisi kelima, namun ia hanya berjarak 32 poin dari Mir, kompatriotnya asal Spanyol.
Pada balapan terakhir, yakni MotoGP Teruel 25 Oktober lalu, Mir dan Rins kompak naik podium. Mir finis di posisi ketiga, sementara Rins jadi runner-up.
Pada momen perayaan di podium Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Mir dan Rins terlihat akrab sebagai rekan satu tim. Keduanya saling berpelukan.
Namun, siapa yang mengira hubungan Mir dan Rins tidaklah seharmonis itu. Pengamat MotoGP, Carlo Pernat mengumumkan fakta tersebut.
"Rins dan Mir tidak menyukai satu sama lain, tetapi hal-hal buruk tidak akan bisa terjadi di lingkungan itu (tim Suzuki),” kata Pernat dikutip dari GPOne, Kamis (29/10/2020).
Menurut Pernat, para kru dan petinggi Suzuki punya peran besar dalam menjaga atmosfer paddock, di mana Mir dan Rins bisa bersaing secara sehat.
Selain manajemen komunikasi yang baik, Suzuki juga dinilai Pernat punya keunggulan di MotoGP 2020 lantaran tak memiliki tim satelit.
Kondisi itu membuat pabrikan asal Jepang itu bisa fokus dalam pengembangan motor untuk kedua pebalap mereka.
Baca Juga: Alex Rins dan Joan Mir Tampil Konsisten, Begini Kata Bos Suzuki
"Menurut saya, Suzuki punya keunggulan karena mereka cuma punya dua motor. Hal ini membuat mereka bisa lebih berkonsentrasi dalam bekerja keras," tukas Pernat.
Berita Terkait
-
Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
Susunan Pembalap MotoGP 2026: Dominasi Ducati, Stabilitas KTM, Gebrakan Yamaha!
-
Pembalap Honda Joan Mir Tentang Sirkuit Mandalika: Desain Aneh Serta Sangat Berbahaya!
-
Alex Rins Ditendang dari Yamaha? Paolo Pavesio Beberkan Faktanya
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games