Suara.com - Ketua Umum PP PBSI 2016-2020, Wiranto berharap Musyawarah Nasional (Munas) PBSI 2020 bisa berlangsung secara damai. Munas PBSI disebutnya bukan ajang partai politik yang kerap menghadirkan ketegangan.
"Saya harap Munas ini bisa berjalan lancar, sebagaimana Munas sebelumnya. Musyawarah ini seperti disampaikan bisa dalam keadaan dingin," kata Wiranto dalam pidato pembukaan Munas PBSI, Kamis (5/11/2020).
"Saya rasa bisa, ini bukan Munas parpol (partai politik). Munas parpol suasananya panas, kalau ini terlihat dingin, semua senyum," tambahnya.
Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) sudah menyelenggarakan Munas 2020 sejak kemarin, Kamis (5/11/2020) di JHL Serpong, Banten.
Di hari kedua atau hari terakhir, Jumat (6/11/2020), salah satu agenda utama Munas PBSI 2020 adalah memilih ketua umum baru untuk masa bakti 2020-2024.
Tim penjaringan PBSI yang diketuai Edi Sukarno telah menutup pendaftaran bakal calon ketua umum PBSI 2020-2024 pada Senin (26/10/2020) lalu.
Dari hasil penjaringan, terdapat dua bakal calon yang akan memperebutkan kursi nomor satu induk cabang olahraga bulutangkis Tanah Air tersebut.
Dua sosok itu antara lain Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman, dan Ketua Umum Pengurus Provinsi PBSI Banten sekaligus tuan rumah Munas PBSI 2020 Ari Wibowo.
Namun belakangan, Ari Wibowo dikabarkan tidak lolos verifikasi calon ketua umum karena tidak memenuhi syarat jumlah dukungan.
Baca Juga: Susy Susanti Minta Anthony Ginting Tingkatkan Konsistensi
Saat mendaftar, Ari mengklaim telah mengantongi 10 surat dukungan dari Pengprov PBSI. Namun, saat proses verifikasi berlangsung, Tim Penjaringan menemukan adanya surat dukungan ganda dari lima Pengprov.
Kelimanya ialah Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Jambi, dan Banten sendiri.
Hasil pemilihan Ketum PBSI 2020-2024 terancam aklamasi apabila hal itu terjadi, di mana Agung Firman praktis menduduki kursi nomor satu PBSI.
Namun, hasil akhir dari pemilihan Ketum PBSI 2020-2024 baru akan diketahui pada hari terakhir Munas PBSI 2020 yakni pada Jumat (6/11/2020).
"Semoga Munas ini bisa menghasilkan keputusan yang cerdas untuk prestasi bulutangkis nasional. Saya yakin dengan pelaksanaan yang jujur dan berkualitas, Munas ini bisa memilih figur yang tepat yang memiliki komitmen dan dedikasi untuk bulutangkis Indonesia," kata Wiranto.
Berita Terkait
-
Bulutangkis Masih Jadi Tulang Punggung Indonesia di Olimpiade Tokyo
-
Ingin Bantu Jokowi Jadi Alasan Wiranto Tak Lagi Ikut Bursa Ketum PBSI
-
Berlangsung di Tengah Covid-19, Munas PBSI Dijamin Ikuti Protokol Kesehatan
-
Ini Harapan Pelatih Jonatan Christie Cs untuk Ketum Baru PBSI
-
Harapan Gloria Widjaja untuk Ketua Umum Baru PBSI
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur