Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah resmi memilih Agung Firman Sampurna sebagai ketua umum baru untuk periode 2020-2024. Itu artinya, struktur PBSI era Wiranto bakal berubah.
Salah satu jabatan strategi yang kerap disorot saat pergantian ketua umum PBSI adalah Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) yang perannya dianggap vital dalam mencetak atlet kawakan.
Pada kepemimpinan Wiranto, jabatan Kabid Binpres PBSI diduduki oleh Susy Susanti. Legenda bulutangkis tunggal putri Indonesia tersebut menduduki jabatan itu sejak 2016.
Selepas pergantian ketua umum dan jajaran pengurus, lantas siapa Kabid Binpres PBSI selanjutnya. Saat ditanya mengenai kans kembali menduduki posisi itu, Susy Susanti enggan berandai-andai.
"Belum ada omongan (kabid binpres lanjut atau tidak). Pak Agung punya pilihanlah," kata Susy Susanti saat dihubungi wartawan, Senin (9/11/2020).
"Siapa yang akan dipilih ada portofolio. Kalau seandainya ditunjuk lagi, belum tahu, saya tidak bisa komentar," tambah Susy.
Saat Susy Susanti menjabat sebagai Kabid Binpres, PBSI berhasil meraih 161 gelar juara. Dia berharap siapapun yang menggantikannya nanti, bisa meningkatkan jumlah gelar juara tersebut.
"Di kepengurusan Pak Wiranto kami menang 161 gelar, pengurus baru kalau bisa 175 atau 200. Di beberapa sektor kan Indonesia masih kurang," beber Susy Susanti.
Lebih jauh, Susy turut mengucapkan selamat dengan terpilihnya Agung Firman Sampurna sebagai ketua umum PBSI periode 2020-2024. Dia berharap cabang olahraga bulutangkis bisa lebih berprestasi lagi di tangannya.
Baca Juga: Bulutangkis Masih Jadi Tulang Punggung Indonesia di Olimpiade Tokyo
"Saya mengucapkan selamat kepada Pak Agung. Harapannya ketua baru ini bisa membawa bulu tangkis Indonesia bisa jauh lebih baik lagi di semua sektor," tutur Susy Susanti.
"Bulu tangkis kan cabor yang menjadi harapan Indonesia. Masukan saya, siapa pun yang terpilih, harus mendahulukan kepentingan Indonesia. Jangan ada kepentingan pribadi atau golongan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Top 5 Sport Sepekan: Alasan Wiranto Tak Lagi Ikut Bursa Ketum PBSI
-
Jabat Ketum PBSI, Agung Firman Ingin Bulutangkis Jadi Sport Industri
-
Resmi! Agung Firman Sampurna Terpilih Sebagai Ketua Umum PBSI 2020-2024
-
Hasil Verifikasi: Agung Firman Jadi Calon Tunggal Ketum PBSI
-
Bukan Parpol, Munas PBSI Diharapkan Berlangsung Damai
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games