Sport / Balap
Rabu, 11 November 2020 | 21:53 WIB
Rider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli di podium merayakan juara MotoGP Teruel di sirkuit Aragon. PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP

Suara.com - Franco Morbidelli memang menjadi salah satu kandidat juara dunia MotoGP 2020. Pembalap kelahiran Roma Italia ini diprediksi mampu meraih juara dunia musim ini.

Namun balapan yang tinggal menyisakan 2 seri lagi ternyata tak cukup membuat dirinya meraih gelar juara dunia musim ini.

Selisih poin dengan pemuncak klasemen saat ini, Joan Mir yang cukup lebar yakni 45 poin membuat dirinya pesimis bisa meraih gelar juara dunia.

Kendati demikian, pembalap tim Petronas Yamaha SRT ini tetap berusaha untuk tampil lebih bagus lagi di dua seri yang tersisa.

Rider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli melaju saat sesi kualifikasi MotoGP Catalunya. LLUIS GENE / AFP

"Saya tetap berusaha untuk memperebutkan posisi terbaik hingga balapan terakhir di Sirkuit Portimao," ungkap pria berkebangsaan Italia itu, dikutip dari Motosan.es.

Ia juga mengaku sudah memasang target hasil yang tidak muluk-muluk untuk mengakhiri MotoGP 2020.

"Selisih dengan pemuncak klasemen semakin lebar, jadi kami memilih untuk mendapatkan posisi runner up," imbuh Morbidelli.

"Target itu juga menjadi alasan saya untuk tampil lebih maksimal di dua seri tersisa," tutupnya.

Baca Juga: Kena Larangan Balapan 4 Tahun, Andrea Iannone: Keputusannya Tak Logis!

Load More