Suara.com - Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso memilih cuti alias ambil bagian pada MotoGP 2021. Keputusan itu mendapat sindiran dari mantan rekannya di tim Borgo Panigale, Jorge Lorenzo.
Lorenzo yang musim ini menjabat sebagai pebalap penguji Yamaha, pernah bekerjasama dengan Andrea Dovizioso di Ducati pada kurun waktu 2017-2018.
Belakangan, rider peraih tiga gelar juara dunia MotoGP itu membuat sesi tanya jawab dengan para penggemar lewat fitur Instagram Stories.
Salah satu pertanyaan yang menjadi perhatian Lorenzo adalah tanggapan dirinya terkait kondisi Andrea Dovizioso yang dipastikan tak ambil bagian di MotoGP 2021.
Kendati pernah jadi rekan satu tim rider Italia itu, jawaban Jorge Lorenzo bisa dibilang teramat menohok. Dia menganggap keadaan Dovizioso bukanlah hal mengejutkan.
"Dovizioso tidak menemukan tempat untuk membalap di MotoGP tahun depan, bagaimana tanggapan Anda?," tanya salah satu penggemar di Instagram, sebagaimana dikutip GPone, Rabu (11/11/2020).
Lorenzo lantas menjawab, "Baiklah, setelah 13 tahun berkarir di MotoGP tanpa meraih satupun hgelar juara," kata Lorenzo seakan ingin menekankan Dovizioso pantas mendapatkan nasib seperti saat ini.
Andrea Dovizioso menjalani debut di MotoGP pada 2008. Sejak saat itu, karirnya tak pernah benar-benar berjalan mulus baik di Honda, Yamaha, maupun Ducati.
Capaian terbaik pebalap 34 tahun itu di ajang MotoGP adalah menjadi tiga kali runner-up beruntun dalam kurun waktu 2017-2019. Di momen itu, dia selalu kalah dari rider Repsol Honda, Marc Marquez.
Baca Juga: Banding Ditolak, Iannone Dilarang Membalap Selama Empat Tahun
Sebelum memutuskan cuti, nasib Dovizioso memang kerap dispekulasikan, mengingat pada Agustus 2020 lalu dia mengumumkan tak akan menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati.
Berita Terkait
-
Kena Larangan Balapan 4 Tahun, Andrea Iannone: Keputusannya Tak Logis!
-
Resmi, Andrea Dovizioso Takkan Mengaspal di MotoGP 2021
-
Top 5 Sport: Pegang Sabuk WBA, Pacquiao Diburu 2 Petinju Tak Terkalahkan
-
Simak Tunggangan Tim Indonesia untuk Berlaga di Moto2, MotoGP 2021
-
Digadang-gadang Jadi Juara Dunia MotoGP, Joan Mir Cuma Bilang Begini
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras