Suara.com - Jorge Lorenzo harus menerima nasib apes di tahun 2020. Ia harus kehilangan pekerjaan sebagai test rider Yamaha musim depan.
Selanjutnya pekerjaan test rider Yamaha diserahkan ke Cal Crutchlow. Perceraian Jorge Lorenzo dan Yamaha ini membuat ada kecurigaan, khususnya di dalam pikiran Lorenzo sendiri.
Ia menyebut kalau ada 2 orang yang berniat untuk melengserkan dirinya. Dua orang tersebut dikenal memiliki hubungan langsung dengan Direktur Tim Yamaha Factory Racing, Lin Jarvis.
"Dua orang itu yang pasti punya jabatan di bawah Lin Jarvis sampai akhirnya keputusan untuk Cal Crutchlow menggantikan saya pun muncul," ujar Jorge Lorenzo dikutip dari Paddock GP.
Menurut pembalap asal Spanyol itu, Cal Crutchlow bukanlah pembalap yang cocok dengan karakter Yamaha YZR-M1, sehingga ia ragu bisa memberikan dampak yang signifikan.
Hal ini berbuntut saling sindir antara Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow di media sosial.
Jorge Lorenzo menyebut bahkan Cal Crutchlow tidak pernah finish di tiga besar dan kesulitan podium.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games