Suara.com - Dunia tinju turut terdampak pandemi Covid-19. Para petarung sempat kesulitan untuk sekedar naik ring apalagi memperebutkan sabuk juara dunia.
Dengan mengingat situasi yang tidak menentu, Give Me Sport menyusun daftar 10 petinju terbaik dalam 12 bulan terakhir.
Kriteria utama dalam penyusunan daftar petinju terbaik lintas kelas ini adalah kemajuan karir mereka selama 2020.
Para petarung yang sukses mematahkan prediksi atau berhasil mengalahkan lawan yang di atas kertas lebih unggul, turut mendapat penilaian lebih.
Uniknya, Anthony Johsua hanya duduk di peringkat kelima dalam daftar ini, kendati pada duel terakhir, dia sukses mempertahankan sabuk juara dunia kelas berat WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO dengan mengalahkan Kubrat Pulev.
Berikut daftar 10 petinju terbaik 2020 dirangkum Suara.com dari Give Me Sport:
10. Terence Crawford
Petinju kelas welter, Terence Crawford berada di peringkat ke-10 setelah berhasil mengalahkan Kell Brook dalam duel perebutan sabuk juara dunia kelas welter WBO pada September lalu.
Hasil itu membuat Crawford berhasil meraih 15 duel perebutan gelar juara dunia secara beruntun sejak Maret 2014. Itu juga membuat kans dirinya menghadapi Errol Spence terbuka lebar.
Baca Juga: Tinju Dunia: Duel Ryan Garcia Vs Luke Campbell Awali 2021
Roman Gonzalez bertarung dua kali pada 2020. Dia sukses merebut kembali sabut gelar juara dunia kelas terbang super dengan mengalahkan Kal Yafai pada Februari lalu.
Dia kemudian sukses mempertahankan sabuk tersebut saat melawan Israel Gonzalez pada Oktober. Hasil itu membuat petarung Honduras ini sebagai salah satu yang terbaik di kelas ringan sejak pergantian Milenium.
8. Alexander Povetkin
Satu pukulan sukses menyelamatkan tempat Povetkin sebagai petinju kelas berat elit. Dia sukses mengalahkan Dillian Whyte pada Agustus 2020.
Kemenangan itu membuat Povetkin semakin dekat untuk menantang Tyson Fury dalam perebutan sabuk juara dunia kelas berat WBC. Sebelum ke sana, dia harus memainkan pertarungan ulang dengan Dillian Whyte pada 2021.
7. Naoya Inoue
Olahraga tinju dianggap mulai meredup, tetapi Ring Magazine masih bersinar dan populer bagi pembaca. Tahun ini, mereka menempatkan Inoue sebagai No.2 di peringkat pound-for-pound pada akhir tahun, hanya di belakang 'Canelo' Alvarez.
Petarung Jepang secara klinis mengalahkan Jason Moloney pada bulan Oktober untuk mempertahankan sabuk kelas bantam IBF dan WBA.
Dia tidak diragukan lagi adalah petarung yang paling menarik untuk disaksikan pada kelas tinju yang lebih ringan.
6. Saul Alvarez
'Canelo' hanya bertarung sekali pada tahun 2020, pertarungan unifikasi untuk gelar kelas menengah WBA dan WBC melawan Callum Smith tidak lama sebelum Natal.
Lebarnya poin kemenangan menunjukkan bagaimana kelas dari seorang Canelo. Petinju Meksiko itu menduduki peringkat teratas akhir tahun ESPN di kelas menengah dan kelas menengah super.
Kemenangan atas Smith nyaris tidak berarti banyak untuk Canelo, tetapi itu menjaga karier tinjunya tetap berada di puncak.
Anthony Joshua telah mendapatkan kembali gelarnya dengan kemenangan poin yang aman namun membosankan atas Andy Ruiz Jr di Arab Saudi pada akhir tahun 2019.
Maka, di tahun 2020, petinju kenamaan Inggris itu tampil garang saat menjalani duel dengan petarung asal Bulgaria, Kubrat Pulev.
Kemenangan KO di ronde kesembilan membuat reputasinya kembali terdongkrak. Dia sekaligus semakin dekat untuk menjalani duel unifikasi melawan Tyson Fury.
Petinju berjuluk Tank itu mengirim Leo Santa Cruz ke alam mimpi alias kalah KO pada November 2020. Pukulan kerasnya dianggap Give Me Sport sebagai KO terbaik 2020.
Kemenangan itu membawa Davis mengamankan sabuk gelar juara dunia kelas ringan dan ringan junior versi WBA.
3. Errol Spence
Errol Spence tidak hanya memiliki gelar kelas welter WBC dan IBF ditambah rekor tak terkalahkan yang harus dilindungi ketika ia menghadapi Danny Garcia pada bulan Desember.
Petarung asal Texas itu juga ingin membuktikan bahwa kecelakaan mobil yang mengerikan 14 bulan sebelumnya tidak menimbulkan efek jangka panjang dalam karir tinjunya.
Pada akhirnya, ia memastikan kemenangan angka dengan gerakan apik dan jab cerdas. Semua tanda tanya di sekitar Spence menghilang malam itu kecuali yang sudah jelas - kapan dia akan melawan Terence Crawford?
Dengan gerak kaki yang mempesona dan tinju yang cerdas, Vasyl Lomachenko dianggap sebagai salah satu petinju pound-for-pound terbaik di dunia serta juara kelas ringan WBA dan WBO.
Namun, Teofimo Lopez telah menarik perhatian petinju Ukraina itu jauh sebelum dia memenangkan mahkota IBF pada Desember tahun lalu.
Pada akhirnya, Vasyl Lomachenko yang diunggulkan justru tersungkur. Teofimo Lopez yang terkenal banyak bicara kini benar-benar menjadi bintang tinju global.
1. Tyson Fury
Peringkat pertama dalam daftar ini ditempati Tyson Fury, petinju kenamaan asal Britania Raya. Dia berada di 'puncak dunia' setelah mengalahkan Deontay Wilder pada Februari 2020.
Sebelum mengalahkan Wilder dan merebut sabuk gelar juara dunia kelas berat WBC, Tyson Fury sempat diragukan. Tetapi, pukulannya yang membuat Wilder akhirnya kalah TKO di ronde tujuh di Las Vegas, membuat dia kini dinobatkan sebagai juara kelas berat sesungguhnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus